Sejak Maret, Israel hampir sepenuhnya memblokir masuknya bantuan ke Gaza, menjadikan lokasi-lokasi bantuan yang didukung AS melalui organisasi GHF (Global Humanitarian Foundation) sebagai satu-satunya tempat bagi warga Palestina untuk mendapatkan makanan.
Ratusan warga Palestina telah ditembak oleh militer Israel saat mencoba mencapai fasilitas GHF yang terletak jauh di dalam wilayah yang dikontrol Israel.
Meski demikian, AS terus mendukung organisasi tersebut, walaupun banyak negara mendesak agar distribusi bantuan diberikan kepada PBB.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel telah mengizinkan sejumlah truk makanan dan pengiriman bantuan udara ke Gaza, tetapi jumlah tersebut masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.
Militer Israel juga dituduh menargetkan warga yang mencoba mengakses truk bantuan di luar lokasi GHF di wilayah utara Gaza.
Pada hari Selasa, Trump kembali mengklaim bahwa Amerika Serikat telah memberikan bantuan senilai 60 juta dolar ke Gaza. Pemerintahannya diketahui telah menyalurkan 30 juta dolar dari jumlah tersebut ke GHF.***