Ayatollah Ali Khamenei: AS Tak Raih Apapun Dari Serangan Ke Fasilitas Nuklir Iran

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 27 Juni 2025 | 00:09 WIB
Ayatollah Ali Khamenei (kaltim today)
Ayatollah Ali Khamenei (kaltim today)

Konfrontasi langsung antara Iran dan Israel dimulai pada 13 Juni, setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa “jika tidak dihentikan, Iran dapat memproduksi senjata nuklir dalam waktu yang sangat singkat.”

Sehari sebelumnya, dewan gubernur badan pengawas nuklir internasional menyatakan bahwa Iran melanggar kewajiban non-proliferasi untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir.

Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil dan bahwa mereka tidak pernah berniat mengembangkan senjata nuklir.

Pada Kamis, parlemen Iran mengesahkan rancangan undang-undang yang menyerukan penghentian kerja sama negara tersebut dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang berarti Iran tidak lagi berkewajiban untuk mengizinkan inspeksi nuklir ke fasilitas-fasilitasnya.

Kementerian Kesehatan Iran menyatakan bahwa 610 orang tewas selama 12 hari serangan udara, sementara pihak berwenang Israel menyebutkan 28 orang tewas.

AS terlibat langsung dalam konflik tersebut akhir pekan lalu dengan menyerang fasilitas di Fordo, Natanz, dan Isfahan, sebelum Trump segera mengupayakan mediasi gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Gencatan senjata tersebut awalnya tampak rapuh, menyusul serangan balasan Iran dan Israel sebelum Trump turun tangan.

Kepala IAEA, Rafael Grossi, mengatakan pada Rabu bahwa ada kemungkinan Teheran telah memindahkan sebagian besar uranium yang sangat diperkaya ke lokasi lain sebelum serangan terjadi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X