Menengok Perbedaan Perayaan Hari Buruh di Berbagai Negara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 1 Mei 2025 | 14:51 WIB
Perayaan Hari Buruh Internasional (Hamro Patro)
Perayaan Hari Buruh Internasional (Hamro Patro)

KLIK SAJA - Hari Buruh Internasional, yang diperingati setiap 1 Mei, menjadi momen penting di lebih dari 160 negara di seluruh dunia.

Harinya para pekerja kelas bawah ini tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjuangan panjang gerakan buruh dalam menuntut hak-haknya, tetapi juga sebagai wujud penghormatan terhadap kontribusi para pekerja dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan beradab.

Meskipun diperingati secara luas, cara masing-masing negara merayakan Hari Buruh Internasional sangat beragam, dipengaruhi oleh latar belakang sejarah, politik, dan budaya masing-masing.

Di banyak negara seperti Prancis, Jerman, India, Brasil, dan Rusia, 1 Mei merupakan hari libur nasional yang diperingati dengan penuh semangat.

Demonstrasi, pawai, dan pidato-pidato publik menjadi hal lazim dalam memperingati hari ini.

Di negara-negara ini, Hari Buruh merupakan momen penting untuk menegaskan hak-hak pekerja, memperjuangkan keadilan sosial, serta memperkuat solidaritas antar kelas buruh.

Namun, perbedaan mencolok terlihat di Amerika Serikat. Meskipun sejarah gerakan buruh internasional—termasuk Tragedi Haymarket tahun 1886 yang menjadi cikal bakal Hari Buruh—berakar dari AS, negara ini justru tidak memperingati Hari Buruh pada 1 Mei.

Sebagai gantinya, Hari Buruh di AS dirayakan setiap hari Senin pertama bulan September.

Langkah ini diambil pemerintah setelah peristiwa pemogokan Pullman tahun 1894, serta untuk menjauhkan perayaan dari konotasi sosialisme yang kuat melekat pada tanggal 1 Mei, terutama selama era Perang Dingin.

Kanada mengambil pendekatan serupa dengan AS, merayakan Hari Buruh di bulan September, meskipun sebagian serikat buruh di sana tetap mengadakan perayaan informal pada 1 Mei atau May Day.

Di Inggris, perayaan dikenal dengan nama Early May Bank Holiday dan dirayakan pada hari Senin pertama bulan Mei.

Namun, nuansa politik dan perjuangan buruh tidak sekuat di negara-negara lain.

Di sisi lain, negara-negara Amerika Latin seperti Meksiko, Kuba, dan Venezuela menjadikan Hari Buruh sebagai hari penting dalam kalender nasional dengan perayaan yang bersifat massal dan ideologis.

Hal serupa juga tampak di beberapa negara Asia, seperti Indonesia, Vietnam, dan Tiongkok, di mana 1 Mei dijadikan menjadi simbol kuat perjuangan buruh modern.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X