Memilukan! Idul Fitri di Gaza Masih Diliputi Serangan Brutal Zionis Israel

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 2 April 2025 | 08:36 WIB
Suasana shalat id di Gaza di tengah reruntuhan (kumparan)
Suasana shalat id di Gaza di tengah reruntuhan (kumparan)

KLIK SAJA - Perayaan Idul Fitri tahun ini di Gaza diliputi kesedihan yang mendalam. Ketika umat Muslim di seluruh dunia merayakan berakhirnya bulan Ramadan dengan penuh kebahagiaan, warga Gaza malah merasakan derita yang luar biasa akibat serangan brutal yang dilakukan oleh militer Israel.

Pada Minggu, 30 Maret 2025, yang bertepatan dengan hari pertama Idul Fitri, setidaknya 35 orang tewas akibat serangan udara yang menghantam rumah dan tenda di kota-kota selatan Gaza seperti Rafah dan Khan Younis.

Serangan yang diluncurkan Israel pada dini hari itu menghancurkan segala harapan bagi warga Palestina yang tengah merayakan hari raya.

Bukan hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga merenggut nyawa, termasuk 15 orang pekerja medis yang tewas akibat tembakan Israel minggu sebelumnya.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Al Jazeera, serangan tersebut juga menghancurkan beberapa kendaraan penyelamat yang digunakan untuk mengevakuasi korban.

Baca Juga: Pertama Kali! Jepang Berikan Izin Shalat Id di Lapangan Terbuka

Perasaan tragis juga menggelayuti suasana salat Idul Fitri pada pagi harinya. Ratusan ribu warga Gaza yang kehilangan tempat tinggal terpaksa melaksanakan salat di atas reruntuhan masjid yang hancur akibat bombardir Israel.

Banyak dari mereka yang mengungsi di tempat-tempat penampungan yang penuh sesak, dengan sedikit ruang untuk bernafas.

Meski di tengah ancaman serangan dan tembakan, mereka tetap mengumandangkan takbir dan saling mengucapkan selamat Idul Fitri, meskipun tidak ada kebiasaan seperti berbagi permen atau memberi hadiah kepada anak-anak yang biasanya melengkapi suasana Idul Fitri.

Salah satu masjid yang hancur dalam serangan adalah Masjid Agung Omari di Kota Gaza. Masjid yang menjadi tempat ibadah utama bagi umat Islam di Gaza itu juga menjadi sasaran serangan Israel, meninggalkan jejak kehancuran yang begitu dalam.

Sementara itu, di Khan Younis, sebagian besar warga yang mengungsi melaksanakan salat Idul Fitri di sekolah-sekolah yang disulap menjadi tempat penampungan sementara.

Tidak hanya pada Idul Fitri tahun ini, sejak Oktober 2023, lebih dari 50.200 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas akibat serangan brutal Israel.

Lebih dari 114.000 orang terluka dalam serangan yang terus berlanjut tanpa henti.

Bahkan, Pengadilan Kriminal Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Al Jazeera

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X