KLIK SAJA - Sebuah gempa bumi besar berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah tengah Myanmar pada Jumat (28/3/2025), dengan dampak yang terasa hingga ke negara-negara tetangga, termasuk Thailand dan Vietnam.
Menurut laporan US Geological Survey (USGS), episentrum gempa berada di dekat Sagaing, tidak jauh dari kota Mandalay yang merupakan kota terbesar kedua di Myanmar dengan populasi sekitar satu juta jiwa.
Getaran gempa dirasakan di berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk di Hanoi dan Ho Chi Minh City, Vietnam—yang berjarak lebih dari 1.000 kilometer dari pusat gempa.
Warga melaporkan goncangan berlangsung selama sekitar 10 detik, menyebabkan furnitur dan bangunan bergoyang.
Di Thailand, terutama Bangkok, gempa memicu kepanikan setelah sebuah gedung pencakar langit runtuh, menewaskan sedikitnya satu orang dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan laporan terbaru dari junta militer Myanmar yang disampaikan oleh Pemimpin Min Aung Hlaing, korban tewas telah mencapai 144 orang, sementara 732 lainnya luka-luka.
Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring proses pencarian korban di reruntuhan bangunan.
Salah satu insiden paling tragis terjadi di sebuah biara di Taungoo, Myanmar, di mana lima anak pengungsi tewas setelah bangunan tersebut roboh.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan gedung-gedung tinggi runtuh seketika dan jalanan terbelah akibat guncangan dahsyat.
Dua belas menit setelah gempa utama, terjadi gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo, memperparah kerusakan yang sudah terjadi.
Tim penyelamat dari militer Myanmar dan relawan masih berusaha mengevakuasi korban yang terjebak di bawah puing-puing.
Min Aung Hlaing menyatakan bahwa Myanmar terbuka untuk bantuan internasional. "Kami berterima kasih atas dukungan dari negara mana pun dalam menghadapi bencana ini," ujarnya dalam pidato resmi.
Pemerintah Thailand dan Vietnam telah mengeluarkan peringatan waspada terhadap potensi gempa susulan.
Di Bangkok, beberapa gedung tinggi dievakuasi sementara untuk memastikan keamanan penghuninya.