Trump dan Putin Sepakat Bicarakan Gencatan Senjata Perang Ukraina di Moskow

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 14 Maret 2025 | 09:12 WIB
Trump dan Putin dalam satu kesempatan (CNN)
Trump dan Putin dalam satu kesempatan (CNN)

KLIK SAJA - Moskow akan menjadi pusat perhatian dunia setelah delegasi Rusia dan Amerika Serikat sepakat untuk mengadakan pertemuan guna membahas kemungkinan gencatan senjata dalam perang Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, telah tiba di ibu kota Rusia tersebut untuk memimpin negosiasi dari pihak Amerika Serikat.

Dilaporkan oleh Al Jazeera pada Jumat, 14 Maret 2025, pertemuan ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara.

Kremlin telah mengonfirmasi kedatangan delegasi AS dan menyatakan bahwa kedua belah pihak akan berdiskusi secara intensif untuk mencari solusi damai.

Baca Juga: Berantemnya Trump dan Zelensky Ternyata Cuma Gimmick, AS Lanjut Terus Beri Bantuan Militer ke Ukraina

Upaya gencatan senjata sebelumnya telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil yang signifikan.

Kedatangan Steve Witkoff ke Moskow menandai upaya serius dari pemerintahan Trump untuk mendorong perdamaian.

Trump sendiri dilaporkan telah menekan Moskow untuk menyetujui usulan gencatan senjata selama 30 hari.

Usulan ini juga mendapat dukungan dari Ukraina, yang menyatakan kesediaannya untuk menghentikan pertempuran sementara.

Sementara itu, Rusia mengklaim telah berhasil merebut kembali wilayah penting di Kursk dari tangan Ukraina.

Baca Juga: PM Inggris Siap Dukung Ukraina, Eropa Berada di Persimpangan Sejarah

Keberhasilan ini dinilai memberikan keunggulan strategis bagi Rusia dalam negosiasi yang sedang berlangsung.

Dengan menguasai wilayah tersebut, Rusia diyakini akan memanfaatkan posisi ini untuk memperkuat tawar-menawar mereka di meja perundingan.

Namun, Kremlin masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan menerima usulan gencatan senjata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Al Jazeera

Tags

Rekomendasi

Terkini

X