Ketua komisi tersebut, Rasmus Meyer, membandingkan larangan ponsel dengan pelarangan merokok di sekolah dan mengatakan bahwa saat seorang anak diberi telepon pintar, “hal itu akan menguasai seluruh kehidupan anak tersebut”.
Prancis tahun lalu juga menemukan bahwa anak-anak tidak boleh diizinkan menggunakan telepon pintar sampai mereka berusia 13 tahun.
Prancis, yang melarang murid sekolah dasar dan menengah menggunakan ponsel mereka di lingkungan sekolah pada tahun 2018, telah menguji coba ‘jeda digital’ untuk anak-anak hingga usia 15 tahun, di mana mereka harus menyerahkan ponsel mereka saat tiba di sekolah.
Norwegia baru-baru ini mengumumkan batasan minimum yang ketat yaitu 15 tahun di media sosial untuk melindungi anak-anak dari perusahaan teknologi yang dikatakannya "bersaing dengan otak anak-anak kecil".***