Setiap hari, mereka mampu menangani ratusan pasien dengan berbagai kondisi, mulai dari luka-luka akibat serangan, penyakit akibat kurangnya sanitasi, hingga kasus-kasus darurat seperti persalinan dan trauma.
Tim ini tidak hanya memberikan perawatan medis, namun juga memberikan dukungan psikologis kepada pasien dan keluarga mereka yang mengalami trauma akibat konflik.
Dengan peralatan medis yang dibawa dari Indonesia dan dukungan logistik dari relawan lokal, tim MER-C berusaha memberikan pelayanan terbaik walaupun dalam kondisi yang sangat terbatas.
Kehadiran Rumah Sakit Indonesia dan tim medis MER-C di Gaza Utara menjadi simbol harapan di tengah kepedihan yang mendalam pasca perang lebih dari setahun.
Tim medis MER-C berharap bahwa konflik di Gaza dapat segera berakhir, sehingga warga Gaza dapat hidup dalam kedamaian dan keamanan secara permanen.***