KLIK SAJA - Korea Selatan telah melarang pengunduhan baru chatbot kecerdasan buatan (AI) DeepSeek China, menurut pengawas perlindungan data pribadi negara itu.
Badan pemerintah tersebut mengatakan model AI akan tersedia lagi bagi pengguna Korea Selatan ketika perbaikan dilakukan untuk memastikan kepatuhannya terhadap undang-undang perlindungan data pribadi negara tersebut.
Seminggu setelah menjadi berita utama global, DeepSeek menjadi sangat populer di Korea Selatan dan menduduki puncak toko aplikasi dengan lebih dari satu juta pengguna mingguan.
Baca Juga: Australia Larang Penggunaan DeepSeek Pada Perangkat Pemerintah Karena Risiko Keamanan
Namun peningkatan popularitasnya juga menarik perhatian dari negara-negara di seluruh dunia yang telah memberlakukan pembatasan pada aplikasi tersebut atas masalah privasi dan keamanan nasional.
Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan mengatakan aplikasi DeepSeek tidak tersedia di App Store Apple dan Google Play pada Sabtu (15/2).
Hal ini terjadi setelah beberapa instansi pemerintah Korea Selatan melarang karyawan mereka mengunduh chatbot ke perangkat kerja mereka.
Penjabat presiden Korea Selatan Choi Sang-mok menggambarkan Deepseek sebagai sebuah "kejutan" yang dapat memengaruhi industri negara tersebut, di luar AI.
Meskipun pengunduhan baru ditangguhkan, orang-orang yang sudah memilikinya di ponsel mereka akan dapat terus menggunakannya atau mereka dapat mengaksesnya melalui situs web DeepSeek.
DeepSeek asal China mengguncang industri teknologi, ketika merilis aplikasi terbarunya pada akhir bulan lalu.
Baca Juga: AI DeepSeek Asal China Masuk Radar Keamanan Nasional AS
Kenaikan pesatnya sebagai salah satu chatbot AI favorit dunia memicu kekhawatiran di berbagai yurisdiksi.
Selain Korea Selatan, Taiwan dan Australia juga telah melarang penggunaan aplikasi AI Deepseek.
Pemerintah Australia berkeras larangan tersebut bukan karena aplikasi tersebut berasal dari Cina, tetapi karena "risiko yang tidak dapat diterima" yang dikatakannya dapat membahayakan keamanan nasional.