Oknum Guru Tikam Seorang Siswa SD Hingga Tewas di Korsel, Diduga Akibat Depresi Berat

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 11 Februari 2025 | 14:54 WIB
Beberapa warga meletakkan karangan bunga di depan TKP Sekolah (BBC)
Beberapa warga meletakkan karangan bunga di depan TKP Sekolah (BBC)

KLIK SAJA - Seorang guru telah menikam seorang gadis berusia delapan tahun hingga tewas di sebuah sekolah dasar di Korea Selatan, dalam sebuah insiden yang menggemparkan negara tersebut.

Guru perempuan itu berusia 40-an, mengaku telah menikam siswinya di kota Daejeon, kata polisi.

Siswa tersebut ditemukan dengan luka tusuk di lantai dua gedung sekolah pada pukul 18:00 waktu setempat hari Senin (10/2) dan dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Guru itu berada di sampingnya dengan luka tusuk yang menurut polisi mungkin dilakukannya sendiri.

Baca Juga: Militer Zionis Langgar Gencatan Senjata, Hamas Tunda Pembebasan Sandera Israel

Dugaan sementara sang tersangka guru mengalami depresi berat dan cenderung sering melakukan kekerasan di lingkungan sekitarnya.

Penjabat presiden Korea Selatan Choi Sang-mok pada hari Selasa memerintahkan penyelidikan atas kasus tersebut dan mendesak pihak berwenang untuk "menerapkan tindakan yang diperlukan untuk memastikan insiden seperti itu tidak pernah terjadi lagi".

Beberapa warga setempat meletakkan bunga dan boneka di gerbang sekolah, yang ditutup pada hari Selasa.

Guru tersebut telah meminta cuti selama enam bulan dengan alasan depresi pada tanggal 9 Desember tetapi dia kembali ke sekolah hanya 20 hari kemudian setelah seorang dokter menilai dia layak bekerja, kata kantor pendidikan Daejeon.

Pihak berwenang mengatakan dia tidak memiliki hubungan dengan siswa tersebut.

Beberapa hari sebelum penusukan, guru tersebut telah menunjukkan perilaku kekerasan, termasuk mencengkeram kepala guru lain, kata mereka.

Baca Juga: Pesawat Air Busan di Korsel Terbakar, Penerbangan Negeri Gingseng Jadi Sorotan

Dua pejabat dari kantor pendidikan mengunjungi sekolah pagi hari terjadinya penusukan, untuk menyelidiki pertengkaran tersebut.

Siswa tersebut dilaporkan hilang pada Senin malam setelah sopir bus memberi tahu sekolah bahwa dia tidak datang untuk dijemput hari itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X