Inilah Dia Para Calon Pembeli TikTok di AS, Ada Nama Mr Beast dan Elon Musk

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 14:21 WIB
Elon Musk dan Mr Beast bersaing dalam pembelian TikTok (Galaxy Ai)
Elon Musk dan Mr Beast bersaing dalam pembelian TikTok (Galaxy Ai)

KLIK SAJA - Jimmy Donaldson, alias Mr Beast sangat gembira saat memberi tahu puluhan juta pengikut TikToknya tentang upayanya untuk membeli platform tersebut.

"Saya mungkin akan menjadi CEO baru kalian! Saya sangat gembira!" kata Donaldson dari jet pribadinya, Ia kemudian menjanjikan 10.000 US Dolar kepada lima pengikut baru secara acak.

Postingan Youtuber tersebut telah dilihat lebih dari 73 juta kali sejak seminggu ini.

Donaldson mengatakan ia tidak dapat membagikan detail tentang tawarannya, tetapi berjanji: "Ketahuilah, ini akan menjadi gila."

Baca Juga: Donald Trump Pastikan TikTok Akan Aktif Kembali Pada Masa Pemerintahannya

Donaldson adalah salah satu dari banyak pelamar yang telah menyatakan minatnya untuk membeli TikTok, platform media sosial yang sangat populer yang telah menjadi subjek drama politik yang bergerak cepat di Amerika Serikat.

Tahun lalu, Presiden Joe Biden saat itu menandatangani undang-undang yang memberi perusahaan induk TikTok yang berbasis di China, ByteDance, selambatnya waktu hingga 19 Januari 2025 untuk menjual platform tersebut atau menghadapi larangan di Amerika Serikat.

Undang-undang tersebut menanggapi kekhawatiran tentang hubungan TikTok dengan pemerintah Cina dan kekhawatiran tentang risiko keamanan nasional aplikasi tersebut.

Presiden Donald Trump telah melontarkan kemungkinan usaha patungan.

Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan aplikasi tersebut tetap beroperasi selama 75 hari lagi.

Awal bulan ini, Bloomberg melaporkan bahwa China sedang mempertimbangkan penjualan TikTok kepada Elon Musk , orang terkaya di dunia dan sekutu dekat Presiden Trump, yang sudah memiliki platform media sosial X.

Baca Juga: TikTok Akan Dibeli Elon Musk? Sebuah Jalan Agar Tetap Eksis di AS

Musk sendiri menulis di X minggu ini bahwa meskipun ia telah lama menentang larangan TikTok, "situasi saat ini di mana TikTok diizinkan beroperasi di Amerika, tetapi X tidak diizinkan beroperasi di Tiongkok tidak seimbang. Sesuatu perlu diubah".

Pada konferensi pers hari Selasa (21/1), Trump ditanya oleh seorang reporter apakah dia terbuka jika Musk membeli platform tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X