Menteri Dalam Negeri Matúš Šutaj Eštok dan Menteri Pendidikan Tomáš Drucker melakukan perjalanan ke kota tersebut pada hari Kamis untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Drucker mengatakan dia akan bekerja untuk melindungi siswa dan guru dari serangan serupa.
Presiden Peter Pellegrini menyebut serangan itu sebagai “tragedi nyata” dan menyampaikan belasungkawa bersama Perdana Menteri Robert Fico kepada keluarga korban.
“Tidak ada masalah di dunia yang dapat diselesaikan dengan pisau atau senjata lainnya,” kata Pellegrini.
Serangan semacam itu jarang terjadi di Slovakia, meskipun ada beberapa insiden serupa dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2020, seorang mantan siswa berusia 22 tahun menyerang sebuah sekolah di kota Vrutky, menewaskan wakil kepala sekolah menengah atas dan melukai lima orang, termasuk dua siswa.
Pada tahun 2022, seorang siswa sekolah menengah atas menyerang dan melukai seorang siswi di sebuah sekolah di Novaky.***