KLIK SAJA – Saat ini Alaska adalah negara bagian keempatpuluh sembilan Amerika Serikat.
Tetapi pada masa lalu, potensi dan kepentingan daerah yang luar biasa ini hanya disadari oleh beberapa orang saja.
Bahkan ketika dibeli oleh Amerika Serikat pada tahun 1887 seharta 7.200.000 US Dolar dari Rusia, banyak yang mengira itu keputusan yang bodoh.
Adalah William Seward, Sekretaris AS di bawah Presiden Abraham Linclon, yang mendesak agar Amerika Serikat membelinya.
Baca Juga: Mengenal James Logan, Sang Pencetus Nama Indonesia
Mereka mendapatkan areal yang luasnya sekitar dua kali luas Texas, dengan harga yang dirasa cukup murah.
Namun kebanyakan orang Amerika Serikat pada masa itu, merasa harga itu terlalu tinggi untuk sebuah tempat yang tandus dan begitu jauh.
Dikarenakan Alaska sendiri wilayah enclave besar terpisah dari daratan utama Amerika Serikat yang terletak di barat Kanada.
Alaska adalah salah satu daerah terakhir di dunia yang ditemukan dan dijelajahi oleh orang kulit putih.
Pada awal abad 18, di bawah Peter The Great, Rusia meluaskan kekaisarannya melintasi Siberia dan sampai ke Pasifik.
Baca Juga: Mengenal Pustaha Laklak, Karya Sastra Kuno Etnis Batak
Pada tahun 1741, Vitus Bering, seorang berkewarganegaraan Denmark yang mengabdi kepada Angkatan Laut Rusia memimpin ekspedisi kapal yang berhasil mencapai Alaska.
Sepanjang sisa abad 18 dan selanjutnya, Rusia menjelajahi teritorial Alaska, dan menamainya wilayah Amerika-Rusia.
Mereka menguasai Alaska lewat Perusahaan Rusia-Amerika.