KLIK SAJA - Salah satu kuil terkaya di India telah meminta maaf setelah enam orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam insiden berdesakan saat mereka mengantre tiket untuk sebuah festival yang menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.
Insiden itu terjadi pada Rabu (8/1) malam setelah ribuan orang berkumpul di kota kuil Tirupati di negara bagian Andhra Pradesh selatan.
Rekaman visual menunjukkan gelombang orang berdesakan saat tiket didistribusikan di loket yang didirikan otoritas kuil.
Baca Juga: Mantan PM India, Manmohan Singh Meninggal Dunia, Sang Arsitek Reformasi Ekonomi Vrindavan
Pejabat di negara bagian itu mengatakan tindakan tegas akan diambil terhadap karyawan kuil yang terbukti bertanggung jawab atas tragedi itu.
BR Naidu, ketua pengurus kuil, mengatakan bahwa kepadatan itu disebabkan oleh "kelebihan jumlah pengunjung".
"Ini adalah insiden yang disayangkan," katanya kepada media lokal pada hari Rabu.
Bhanu Prakash Reddy, anggota dewan direksi, meminta maaf atas insiden tersebut.
"Untuk membagikan token, kami membuka 91 loket... sangat disayangkan terjadi penyerbuan," katanya. "Hal ini belum pernah terjadi dalam sejarah kuil. Saya dengan tulus meminta maaf kepada para tamu."
Kepala Menteri Andhra Pradesh N Chandrababu Naidu telah menyampaikan kesedihannya atas insiden tersebut, ia dijadwalkan mengunjungi lokasi kejadian pada Kamis sore.
Baca Juga: Hebat! Pecatur Remaja India Raih Juara Dunia Termuda, Kalahkan Rekor GM Garry Kasparov
Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan ia "sedih" dengan insiden tersebut dan meyakinkan mereka yang terkena dampak bahwa pemerintah negara bagian akan menawarkan mereka "semua bantuan yang memungkinkan".
Kuil Tirupati di Andhra Pradesh merupakan salah satu tempat suci umat Hindu.
Didedikasikan untuk dewa Hindu Sri Venkateswara yang dikenal sebagai Balaji, kuil ini memiliki aset senilai puluhan miliar dolar dan merupakan salah satu kuil terkaya di India.