Babak Baru Trump Vs Meksiko, Saling ‘Pingpong Diksi’ Geografi Amerika

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 9 Januari 2025 | 12:05 WIB
Ilustrasi perang urat syaraf antara Donald Trump dan  Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum (marca)
Ilustrasi perang urat syaraf antara Donald Trump dan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum (marca)

KLIK SAJA – Belum dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump langsung menebar perang urat syaraf alias psy war kepada negara tetangganya, Meksiko.

Dimana ia mengusulkan daerah geografi Teluk Meksiko diganti namanya menjadi Teluk Amerika.

Sontak hal tersebut menimbulkan kegaduhan bagi publik Meksiko.

Claudia Sheinbaum, Presiden Meksiko, seolah tak mau kalah, dan segera membalas serangan Trump tersebut.

Baca Juga: Panas! Donald Trump Mau AS Caplok Kanada, Greenland dan Terusan Panama

Berdiri di depan peta global dalam jumpa pers hariannya, Claudia Sheinbaum mengusulkan agar nama benua Amerika diganti menjadi  “América Mexicana”, atau “Amerika Meksiko”.

Hal tersebut merujuk dokumen pendirian negara tahun 1814 yang mendahului konstitusi Meksiko menyebutnya seperti itu.

"Kedengarannya bagus, bukan?" imbuhnya dengan nada sarkastis. 

Ia pun juga menjelaskan bahwa cekungan samudra yang dibatasi oleh pantai Teluk AS, negara bagian timur Meksiko, dan pulau Kuba telah dikenal sebagai Teluk Meksiko sejak 1607.

Trump, yang akan dilantik untuk masa jabatan kedua pada tanggal 20 Januari, mengatakan pada hari Selasa (7/1) bahwa ia berencana untuk mengganti nama Teluk menjadi “Teluk Amerika, yang memiliki cincin yang indah”.

Baca Juga: Mengenal Greenland dan Alasan Mengapa Donald Trump Ingin Menguasainya

"Itu pantas. Dan Meksiko harus berhenti mengizinkan jutaan orang masuk ke negara kita," ungkap tegasnya.

Ia juga mengklaim dan menuduh bahwa tetangga selatan AS tersebut dijalankan oleh kartel narkoba.

Sheinbaum pun membalas dengan memberikan jawaban singkat dan tegas: “Di Meksiko, rakyatlah yang berkuasa.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: The Guardian

Tags

Rekomendasi

Terkini

X