Sementara itu Trump mengulangi ancamannya bahwa "neraka akan pecah di Timur Tengah" jika Hamas tidak membebaskan 100 sandera yang masih ditahannya sebelum ia menjabat pada tanggal 20 Januari.
Hamas dan Israel saling menuduh menghalangi kemajuan menuju kesepakatan.
Israel melancarkan kampanye untuk menghancurkan Hamas sebagai tanggapan atas serangan kelompok tersebut pada 7 Oktober 2023, di mana sekitar 1.200 orang tewas dan 251 lainnya disandera.
Lebih dari 45.930 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut.***