Mandat vaksin dan pembatasan lainnya juga mendapat reaksi keras dari sejumlah warga Kanada, yang menyebabkan protes truk Freedom Convoy pada awal tahun 2022.
Trudeau akhirnya menggunakan kewenangan darurat yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengusir para pengunjuk rasa.
Saat Kanada mulai keluar dari pandemi, harga perumahan dan pangan meroket, dan pemerintahannya menarik kembali target imigrasi yang ambisius karena layanan publik mulai menunjukkan ketegangan.
Trudeau menghadapi seruan yang semakin meningkat untuk mengundurkan diri dari dalam Partai Liberalnya, yang meningkat pada bulan Desember ketika wakil perdana menteri dan sekutu lama Chrystia Freeland tiba-tiba mengundurkan diri.
Dalam surat pengunduran dirinya secara publik, Freeland mengutip ancaman tarif dari Presiden terpilih AS Donald Trump terhadap barang-barang Kanada sebagai alasan utama.
Ia juga menuduh Trudeau tidak berbuat cukup banyak untuk mengatasi "tantangan serius" yang ditimbulkan oleh proposal Trump yang sangat mengancam perekonomian dan integritas Kanada.
Pada akhir tahun 2024, peringkat popularitas rakyat terhadap Trudeau berada pada titik terendah, hanya 22% warga Kanada yang mengatakan mereka pikir dia melakukan pekerjaan dengan baik, menurut salah satu forum jajak pendapat.***