Nigeria Geger Wanita Hamil 15 Bulan, Modus Dukun Beranak Palsu Tipu Pasangan Dambakan Momongan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 25 November 2024 | 16:54 WIB
Ilustrasi Ibu Nigeria yang ditipu dukun beranak (Adobe Stock)
Ilustrasi Ibu Nigeria yang ditipu dukun beranak (Adobe Stock)

KLIK SAJA - Chiambe bersikeras bahwa Igbo, bayi laki-laki yang digendongnya, adalah putranya. Setelah delapan tahun gagal hamil, ia menganggapnya sebagai bayi ajaib.

"Saya pemilik bayi ini," katanya menantang.

Dia duduk di sebelah suaminya, Daniel, di kantor pejabat negara Nigeria yang menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk menginterogasi pasangan tersebut.

Sebagai komisaris urusan perempuan dan kesejahteraan sosial di negara bagian Anambra, Ify Obinabo memiliki banyak pengalaman dalam menyelesaikan perselisihan keluarga, namun ini bukan perselisihan biasa.

Kisah ini dilansir dari BBC yang melakukan investigasi tentang praktik hamil “palsu” pada pasangan yang lama tak mempunyai keturunan yang dilakukan ‘dukun beranak’ yang ada di Nigeria.

Baca Juga: Serem! Kamboja Jadi Pusat Sewa Rahim Ilegal Internasional, Kok Bisa?

Namun anehnya, walaupun kehamilan tersebut dipalsukan, sang ibu tetap dapat melahirkan, berikut kisahnya, untuk nama para korban disamarkan untuk menjamin privasi.

Dikisahkan lima anggota keluarga Daniel, yang hadir dalam perselisihan tersebut, tidak percaya Igbo adalah anak biologis pasangan itu, seperti yang diklaim Chiambe dan Daniel.

Chiambe mengklaim telah "mengandung" anak tersebut selama sekitar 15 bulan.

Komisioner dan keluarga Daniel jelas tidak percaya dengan absurditas klaim tersebut.

Chiambe mengatakan dia menghadapi tekanan dari keluarga Daniel untuk hamil.

Mereka bahkan meminta Daniel untuk menikahi wanita lain.

Dalam keputusasaannya, Chiambe mengunjungi sebuah “klinik” yang menawarkan sebuah “pengobatan” tidak konvensional

Sebuah penipuan yang aneh dan meresahkan yang memangsa para wanita yang putus asa untuk menjadi seorang ibu, yang melibatkan perdagangan bayi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X