PBB: Tidak Ada Bantuan yang Masuk Ke Gaza Utara Selama 40 Hari Terakhir

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 21 November 2024 | 08:48 WIB
Wilayah Gaza Utara yang terisolir bantuan dari luar (AFP)
Wilayah Gaza Utara yang terisolir bantuan dari luar (AFP)

KLIK SAJA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa, Warga Palestina "menghadapi kondisi yang semakin buruk untuk bertahan hidup" di wilayah Gaza utara yang dikepung oleh pasukan Israel karena hampir tidak ada bantuan yang dikirim dalam 40 hari.

Dilansir dari BBC, PBB mengatakan semua upayanya untuk mendukung sekitar 65.000 hingga 75.000 orang di Beit Hanoun, Beit Lahia dan Jabalia bulan ini telah ditolak atau dihambat, yang memaksa toko roti dan dapur umum tutup.

Awal bulan ini, PBB menyatakan ada kemungkinan besar kelaparan akan segera terjadi di wilayah Gaza utara.

Baca Juga: Ketika Panen Zaitun Warga Palestina dibawah Todongan Senjata Tentara Israel dan Pembatasan

Militer Israel mengatakan serangan enam minggu yang mereka lakukan menargetkan titik konsentrasi pejuang Hamas.

Ratusan orang telah terbunuh dan antara 100.000 dan 130.000 lainnya telah mengungsi ke Kota Gaza, di mana PBB telah menyatakan sumber daya penting seperti tempat berlindung, air dan layanan kesehatan sangat terbatas.

Sementara itu, AS memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera antara Israel dan Hamas di Gaza.

Tentunya hal tersebut memperburuk situasi di Gaza, yang untuk sementara memerlukan kondisi tenang dalam mengirimkan bantuan.

Badan-badan PBB telah merencanakan 31 misi ke daerah-daerah yang terkepung di provinsi Gaza Utara antara tanggal 1 dan 18 November, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Faktanya, dua puluh tujuh misi ditolak oleh otoritas Israel dan empat lainnya dihambat, yang berarti mereka dicegah menyelesaikan semua pekerjaan yang ingin mereka lakukan.

Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikelola Hamas mengutip pernyataannya bahwa rumah sakit Kamal Adwam yang tersisa memiliki 85 pasien yang menerima "tingkat perawatan kesehatan minimum" .

Lebih lanjut membutuhkan makanan anak-anak dan susu formula bayi untuk merawat kasus kekurangan gizi yang jumlahnya terus meningkat.

Baca Juga: Barbar! Konvoi Truk Bantuan PBB Untuk Warga Gaza Dijarah Israel

IDF mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin lalu bahwa pasukannya telah menewaskan "puluhan teroris dalam pertempuran jarak dekat dan melalui serangan yang ditargetkan" di wilayah Beit Lahia selama seminggu terakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X