IDF mengatakan telah mencegat roket Hizbullah pada hari Sabtu setelah kelompok militan itu meluncurkan 70 proyektil.
Sejak meningkatnya konflik antara Israel dan Hizbullah tujuh minggu lalu, setidaknya 3.189 orang telah tewas, 14.078 orang terluka dan lebih dari 1,2 juta orang mengungsi di seluruh Lebanon, menurut otoritas Lebanon.
Baca Juga: Penuh Perjuangan! Perjalanan Tim Relawan Medis Indonesia EMT MER-C ke-6 Masuki Jalur Gaza
Di Gaza, kelompok bantuan mengatakan Jabalia dan bagian lain Gaza utara telah dikepung sejak awal Oktober ketika Israel melancarkan serangan darat baru terhadap kelompok bersenjata Palestina Hamas.
Dilansir dari AP News, Dr. Fadel Naim, direktur Rumah Sakit Al-Ahly di Kota Gaza, mengatakan bahwa fasilitasnya telah menerima 17 jenazah dari Jabalia sejauh ini, termasuk sembilan wanita, dan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.
Serangan lain di Kota Gaza menewaskan seorang pejabat kementerian kesejahteraan dan tujuh anggota keluarganya, termasuk istri dan anak-anaknya, kata petugas medis dan kerabat.
Israel menghadapi tenggat waktu AS yang berakhir dalam beberapa hari untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di Gaza atau menghadapi potensi pembatasan kerja sama militer.
PBB sebelumnya mengatakan "momen paling gelap" perang di Gaza terjadi di bagian utara wilayah tersebut.***