Qatar Menangguhkan Perannya Sebagai Mediator Hamas dan Israel, Bagaimana Nasib Perang Gaza?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 10 November 2024 | 14:56 WIB
Perdana Menteri Qatar, Muhammad bin Abdulrahman Al Thani, punya peran penting dalam negoisasi perang Gaza (ABC)
Perdana Menteri Qatar, Muhammad bin Abdulrahman Al Thani, punya peran penting dalam negoisasi perang Gaza (ABC)

KLIK SAJA - Qatar telah menangguhkan perannya sebagai mediator dalam gencatan senjata dan perundingan pembebasan sandera antara Israel dan Hamas.

Dilansir dari BBC, negara kaya minyak itu mengatakan akan melanjutkan pekerjaannya sebagai mediator ketika Hamas dan Israel "menunjukkan kesediaan mereka" untuk berunding.

Hal ini terjadi setelah sejumlah pejabat senior AS dilaporkan mengatakan Washington tidak akan lagi menerima kehadiran perwakilan Hamas di Qatar, dan menuduh kelompok Palestina itu menolak proposal baru untuk mengakhiri perang di Gaza.

Baca Juga: Penuh Perjuangan! Perjalanan Tim Relawan Medis Indonesia EMT MER-C ke-6 Masuki Jalur Gaza

Qatar berujar laporan awal bahwa pihaknya menarik diri dari pembicaraan mediasi dan mengatakan kantor politik Hamas di Doha "tidak lagi menjalankan fungsinya" adalah "tidak akurat".

"Qatar memberitahukan para pihak 10 hari yang lalu selama upaya terakhir untuk mencapai kesepakatan, bahwa Qatar akan menghentikan upaya mediasi antara Hamas dan Israel jika kesepakatan tidak tercapai di putaran itu," kata pernyataan dari kementerian luar negeri Qatar.

Hamas sendiri telah memiliki basis di ibu kota Qatar sejak 2012, yang dilaporkan atas permintaan pemerintahan Obama.

Beberapa kantor berita melaporkan pada minggu lalu, Qatar telah sepakat dengan AS untuk memberi tahu Hamas agar menutup kantor politiknya di Doha karena "penolakan untuk merundingkan kesepakatan dengan itikad baik".

Namun, klaim tersebut  dibantah oleh pejabat Hamas.

Negara Teluk kecil, namun berpengaruh ini merupakan sekutu utama AS di kawasan tersebut.

Baca Juga: PBB: Hampir 70 Persen Korban Tewas Konflik di Gaza Adalah Perempuan dan Anak-Anak

Negara ini memiliki pangkalan udara utama Amerika dan telah menangani banyak negosiasi politik yang rumit, termasuk dengan Iran, Taliban, dan Rusia.

Bersamaan dengan AS dan Mesir, Qatar juga memainkan peran utama dalam putaran perundingan yang sejauh ini tidak berhasil untuk menengahi gencatan senjata dalam perang setahun antara Israel dan Hamas di Gaza.

Namun, semakin banyak bukti yang menunjukkan adanya pergeseran hubungan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X