wisata

Ayo Rek! Naik Tourwagen di Kota Lama Surabaya, Sensasi Berkeliling dengan Mobil Klasik Sambil Belajar Sejarah

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:48 WIB
Toerwagen melintas di kawasan Kota Lama Surabaya (detik travel)

Dari Penjara Kalisosok, Bank De Javasche, Gedung Internatio, Plaza Jembatan Merah, hingga Hotel Arcadia, setiap bangunan memiliki cerita yang memperkaya perjalanan.

Di sepanjang rute, wisatawan dan warga lokal tampak antusias mengabadikan momen di depan bangunan-bangunan kolonial bercat putih yang ikonik.

Toerwagen kemudian berbelok memasuki jalan-jalan yang lebih tenang, menghadirkan suasana khas peninggalan Belanda yang masih terasa kuat hingga kini.

Di tengah nuansa nostalgia tersebut, terdapat Pabrik Sirup Siropen yang telah berdiri sejak 1923.

Meski telah beberapa kali berganti pengelola, bangunan bersejarah dan proses pembuatan sirupnya tetap dipertahankan.

Pabrik ini pernah berada di bawah pengelolaan Jepang dan Belanda sebelum akhirnya menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia pascakemerdekaan.

Baca Juga: Menilik Sejarah Taman Jayengrono Surabaya, Saksi Bisu Pertempuran 10 November 1945

Perjalanan berlanjut menuju sejumlah titik bersejarah lainnya, termasuk Pos Bloc Surabaya. Bangunan ini dikenal sebagai lokasi sekolah Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, saat menempuh pendidikan di Hogere Burgerschool (HBS).

Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi bernilai sejarah, mulai dari sepeda motor pengantar surat berwarna oranye hingga mesin tik lawas.

Kini, Pos Bloc Surabaya berkembang sebagai ruang kreatif yang menghubungkan seni, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Saat malam mulai turun, lampu-lampu Toerwagen menyala, menerangi perjalanan menuju titik akhir.

Kendaraan melintas di depan Gereja Santa Perawan Maria dan sejumlah bangunan bersejarah lainnya sebelum kembali ke lokasi keberangkatan.

Menikmati Kota Lama Surabaya dengan Toer Wagen menjadi cara yang ideal untuk merasakan mozaik sejarah, budaya, dan pesona kota yang terus hidup di tengah modernitas.

Tak hanya Toerwagen, Kota Lama Surabaya juga menawarkan beragam pilihan wisata lainnya, mulai dari penyewaan kostum bergaya Eropa, sepeda listrik, hingga tur menggunakan Jeep klasik.

Ke depan, kawasan ini akan terus dikembangkan melalui konektivitas dengan kawasan Kya-Kya dan Kampung Arab di Jalan KH Mas Mansyur, serta didukung penambahan moda transportasi wisata yang lebih terintegrasi.

Halaman:

Tags

Terkini