KLIK SAJA - Upacara adat atau ritual tradisional Gute Semei merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Desa Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Ritual ini dipimpin oleh para tetua adat dan masih dijaga keberlangsungannya sebagai bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Gute Semei adalah ritual yang bertujuan untuk mengumpulkan darah korban yang tercecer di berbagai tempat, seperti di jalan, hutan, atau lokasi terjadinya peristiwa pembunuhan.
Ritual ini secara khusus diperuntukkan bagi mereka yang meninggal dunia akibat dibacok atau dibunuh.
Dalam prosesi adat tersebut, darah yang secara simbolis dianggap tercecer akan “dikumpulkan”, kemudian dibungkus dengan kain putih sebagai lambang kesucian dan penghormatan kepada arwah.
Setelah itu, darah tersebut diantar ke rumah duka dan disemayamkan selama 40 malam.
Prosesi ini menjadi bagian penting dari penghormatan terakhir kepada korban sekaligus bentuk penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sepintas ritual adat ini tampak menyeramkan, namun sesungguhnya bertujuan untuk menjaga perdamaian.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Merisik dalam Perkawinan Adat Melayu: Berpantun dalam Ta’aruf
Bagi masyarakat Wulandoni, Gute Semei bukan sekadar ritual adat, melainkan upaya untuk memberikan ketenangan bagi arwah orang yang meninggal secara tragis.
Konflik yang berujung pada pertumpahan darah, seperti sengketa lahan, batas wilayah, atau perselisihan antarkelompok yang terkadang terjadi di masa lalu, diyakini meninggalkan luka tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi kehidupan sosial masyarakat secara keseluruhan.
Melalui ritual ini, para tetua adat memanjatkan doa dan memohon restu kepada leluhur Lewotana Lembata serta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar darah yang tercecer dapat dipersatukan kembali secara simbolis.
Dengan demikian, arwah korban dipercaya dapat memperoleh ketenangan di alam baka, sementara pihak-pihak yang sebelumnya bertikai diharapkan dapat berdamai dan kembali hidup rukun dalam kebersamaan.
Lebih dari itu, Gute Semei memiliki peran penting sebagai sarana rekonsiliasi sosial.