wisata

Mari Mengenal Kebudayaan Batu Besar di Sulawesi Tengah, ‘Negeri Seribu Megalit’

Selasa, 17 Desember 2024 | 10:30 WIB
Patung besar peninggalan Megalitikum di Lembah Nada, Sulteng (RRI)

Ia bersama rekannya meneliti batu-batu besar megalit, utamanya di Lembah Bada dan berlanjut sampai ke kantong-kantong batu besar di Sulteng seperti Behoa, Napu, dan Tomabulopi.

Bahkan ia mampu menggambarkan kondisi megalitik melalui diagram dan foto-foto yang bagus dan membandingkan hasil jepretan yang didapatnya sebagai bagian dari bukunya.  

Riset yang paling lengkap dilakukan oleh arkeolog terkemuka Indonesia, Dwi Yani Yuniawati Umar.

Dimana pada tahun 2013 ia berhasil mengidentifikasi 1.466 megalit dari 83 situs, sebagian besar ditemui pada kawasan biosfer Lore Lindu.

Baca Juga: Mengenal Luang Prabang, Obyek Wisata Negara Laos Yang Mendunia

Dia juga berhasil menemukan kronologi yang cukup tua dari tulang-tulang yang terkubur di Situs Wineki.

Berdasarkan hasil penelitian berdasarkan penanggalan karbon, usia temuan itu sekitar tahun 2531-1416 Sebelum Masehi.

Salah satu ikon megalit paling terkenal adalah Palindo atau Watu Palindo di Lembah Bada.

Patung setinggi 4,5 meter ini disebut sebagai bentuk representasi dari penduduk mitologis pertama dari desa Sepe yang bernama Tosaloge.

Antropolog budaya asal Amerika Serikat, Martin Gray melalui tulisannya soal megalit Pulau Sulawesi di jurnal daring Sacred Sites juga mengakui keunikan peninggalan batu besar di Sulteng sebagai salah satu misteri arkeologi terhebat di dunia.

Peninggalan tempayan kuno megalitikum di Sulteng (Dinas Pariwisata Sulteng)

Hal tersebut dikarenakan masih sulitnya mengurai muasal batu-batu misterius itu.

Apabila menilik peradaban manusia di Asia Tenggara, Pulau Sulawesi baru didiami pertama kali kemungkinan sekitar 50.000 hingga 30.000 tahun lampau.

Gray mengatakan, terdapat ratusan artefak batu besar di Lembah Napu, Besoa, dan Bada dalam Taman Nasional Lore Lindu, Sulteng. Bentuknya beraneka rupa, mulai dari silinder patung atau batu rata dengan tanda cawan.

Ukurannya bisa mulai dari 2 kaki hingga 15 kaki dan tiap patung dibuat tanpa kaki dengan umumnya bentuk kepala besar dan aneh atau hiasan geometrik yang abstrak.

Halaman:

Tags

Terkini