Menelusuri Sejarah Pasar Yosonegoro di Tepi Danau Limboto, Jejak Jawa Tondano di Bumi Gorontalo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 18 Juni 2026 | 08:11 WIB
Tampak depan Pasar Yosonegoro Limboto (rri)
Tampak depan Pasar Yosonegoro Limboto (rri)

Suasana Lebaran Ketupat di Yosonegoro selalu berlangsung meriah. Warga dari berbagai latar belakang ikut hadir dan merasakan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.

Karena itulah, Tugu Ketupat dibangun sebagai penghormatan terhadap tradisi yang terus hidup dan menjadi bagian penting dari identitas kawasan.

Keberadaan Pasar Yosonegoro dan Tugu Ketupat bukan hanya tentang aktivitas perdagangan atau perayaan budaya. Keduanya telah menjadi simbol nyata kerukunan antar etnis di Gorontalo.

Di tengah keberagaman masyarakat yang hidup berdampingan, kawasan ini menunjukkan bahwa perbedaan budaya dapat menjadi jembatan yang menghubungkan, bukan memisahkan.

Sejarah panjang migrasi, percampuran budaya, dan kehidupan bersama telah melahirkan sebuah komunitas yang menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati.

Pasar Yosonegoro menjadi ruang tempat keberagaman bertemu setiap hari, sementara Tugu Ketupat menjadi pengingat bahwa tradisi dapat tetap lestari tanpa harus menghilangkan semangat persaudaraan.

Bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan ini, Pasar Yosonegoro dan Tugu Ketupat menawarkan lebih dari sekadar destinasi lokal.

Keduanya menghadirkan pelajaran berharga tentang bagaimana sejarah, budaya, dan kebersamaan dapat berpadu membentuk identitas masyarakat yang harmonis.

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar dan megahnya simbol ketupat yang menjulang, tersimpan pesan sederhana namun mendalam: kerukunan adalah warisan paling berharga yang harus terus dijaga dari generasi ke generasi.***

Jika artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan para pembaca kliksaja.id dapat mengapreasiasi kami dengan meng-klik fitur Traktir Kopi yang ada di bawah artikel ini.

Kontribusi anda sangat berarti bagi portal web kami agar berkembang menjadi media jurnalistik independen serta menjaga pemberitaan yang akurat, kredibel dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X