Pemerintah kota bahkan menjadikan warna merah muda sebagai bagian dari identitas kota dengan mengecat bangunan-bangunan publik lainnya dalam nuansa senada, sebagai langkah memperkuat industri pariwisata dan toleransi.
Masjid ini senantiasa cukup ramai didatangi oleh umat muslim setempat, utamanya saat bulan Ramadan.
Filipina adalah negara bermayoritas beragama Katolik, maka dari itu kehadiran Masjid Dimaukom yang unik, seolah menambah keharmonisan antar umat beragama di sana.
Masjid Dimaukom adalah bukti nyata bahwa sebuah tempat ibadah bisa melampaui fungsi spiritualnya.
Ia menjelma menjadi jembatan kasih sayang, ruang dialog antariman, dan simbol cinta yang tidak mengenal batas keyakinan.***