Sistem hidrolik canggih ini menunjukkan kemajuan teknologi Islam pada masa itu.
Pada tahun 1984, UNESCO menetapkan Alhambra sebagai Situs Warisan Dunia bersama dengan Albaicín (permukiman Islam kuno) dan Taman Generalife (taman musim panas kerajaan).
Bahkan keindahan Alhambra menginspirasi banyak seniman, termasuk penulis Washington Irving, yang memopulerkan kisahnya dalam buku Tales of the Alhambra.
Alhambra bukan sekadar peninggalan sejarah, melainkan simbol kejayaan Islam di Eropa. Arsitekturnya yang memadukan seni, sains, dan spiritualitas menjadi bukti kecanggihan peradaban Islam pada masa keemasannya.
Hingga kini, Alhambra tetap menjadi destinasi wisata utama di Spanyol, menarik jutaan pengunjung yang ingin menyaksikan kemegahannya secara langsung.***