Mengenal Alhambra, Simbol Kejayaan Dinasti Islam di Andalusia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 28 Maret 2025 | 22:39 WIB
Penampakan Istana Alhambra (BBC)
Penampakan Istana Alhambra (BBC)

KLIK SAJA - Alhambra (bahasa Arab: الحمراء, Al-Ħamrā’, berarti "merah") merupakan sebuah kompleks istana sekaligus benteng megah peninggalan Dinasti Bani Umayyah di Granada, Spanyol selatan.

Sewaktu dibangun, wilayah ini dikenal sebagai Al-Andalus, pusat peradaban Islam di Eropa. Alhambra bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan bukti nyata kejayaan Islam di Andalusia yang memukau dunia dengan arsitektur, seni, dan teknologi canggih pada masanya.

Catatan tertua tentang keberadaan Alhambra berasal dari tahun 889 M, ketika Sawwar bin Hamdun mencari perlindungan di benteng Alcazaba saat terjadi perang saudara di era Kekhalifahan Umayyah di Cordoba.

Namun, pembangunan Alhambra sebagai istana megah dimulai pada tahun 1232 M oleh Sultan Muhammad bin Al-Ahmar, pendiri Dinasti Nasrid—kerajaan Islam terakhir di Spanyol.

Nama "Alhambra" diambil dari warna dindingnya yang kemerahan. Istana ini dibangun di atas bukit La Sabica, sekitar 150 meter di atas permukaan tanah, memberikan pemandangan luas seluruh kota Granada. Dengan luas sekitar 14 hektar, kompleks ini dikelilingi benteng pertahanan yang kokoh.

bagian taman Alhambra
bagian taman Alhambra (alhambra)

Arsitektur dan Bagian-Bagian Utama Alhambra

Alhambra terbagi menjadi tiga bagian utama, masing-masing dibangun pada masa pemerintahan yang berbeda:

  1. Mexuar: Pusat Administrasi Kerajaan

Bagian tertua Alhambra ini didirikan oleh Sultan Muhammad I sebagai pusat pemerintahan. Meski telah mengalami beberapa renovasi, interiornya masih mempertahankan ciri khas arsitektur Islam, seperti pilar-pilar megah, kaligrafi Kufi di dinding, dan ornamen marmer yang indah.

  1. Istana Comares: Pusat Kekuasaan Sultan

Bagian ini merupakan jantung Alhambra, dibangun oleh Sultan Yusuf I dan disempurnakan oleh putranya, Sultan Muhammad V.

Di sini terdapat Menara Comares setinggi 45 meter, yang terhubung dengan benteng pertahanan. Di dalamnya terdapat Aula Embajadores, ruangan terbesar yang digunakan untuk menerima tamu negara.

Salah satu daya tarik utama Istana Comares adalah Patio de Los Arrayanes, sebuah kolam besar yang memantulkan keindahan arsitektur sekitarnya. Kolam ini menjadi simbol harmoni antara air, cahaya, dan seni Islam.

  1. Istana Singa (Palacio de los Leones): Mahkota Keindahan Alhambra

Istana Singa adalah mahakarya Sultan Muhammad V, dibangun sebagai tempat peristirahatan. Ruangan ini dipenuhi kaligrafi puisi karya tiga penyair terkenal: Ibn al-Yayyab, Ibn al-Jatib, dan Ibn Zamrak.

Ikon utamanya adalah Patio de los Leones, sebuah air mancur dengan 12 patung singa yang mengelilinginya. Uniknya, air mancur ini bekerja secara otomatis—setiap jam, air akan menyembur dari mulut singa secara bergantian hingga semua singa mengalirkan air pada tengah hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X