Tepat di sisi kiri jalan setapak menuju kolam air terjun ada anak sungai dengan aneka batu-batu besar, sangat asri dan sejuk.
Makin berjalan ke ujung, wujud air terjun semakin jelas terlihat dan alirannya meluncur deras melewati dinding tebing terjal nyaris tegak lurus, suara air terjun terdengar sangat menggelegar.
Jalan setapak berakhir ketika kita bertemu tumpukan batu-batu alam nyaris seukuran kendaraan dan sedikit licin.
Baca Juga: 4 Oleh-oleh Unik Dari Lombok, Wajib Beli Sebagai Tanda Mata
Kita harus ekstra hati-hati melangkah agar bisa sampai di titik tertinggi menuju kolam air terjun. Tetapi tidak disarankan untuk berenang karena bebatuan di sekeliling kolam sangat licin.
Sepintas, kawasan air terjun belum dikelola dengan baik kendati sudah mulai banyak kedai permanen dibangun tak jauh dari parkir kendaraan pengunjung.
Padahal, suasana sekitar masih cukup asri dan terjaga.
Pengunjung yang datang tak hanya dari warga lokal saja, karena di antara mereka juga bisa dijumpai turis mancanegara meski jumlahnya masih sangat sedikit.
Bagaimana sobat Klik Saja, jika kamu sedang berkunjung ke Sumatera Utara, sempatkan mendatangi obyek wisata Ponot, Air Terjun tertinggi di Indonesia.***