Mengenal Ponot, Air Terjun Tertinggi di Indonesia, Wisata Andalan Sumatera Utara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 20 Desember 2024 | 05:30 WIB
Pesona Air Terjun Ponot yang sangat tinggi (salsawisata)
Pesona Air Terjun Ponot yang sangat tinggi (salsawisata)

KLIK SAJA - Salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatra Utara adalah Air Terjun Ponot yang terletak di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Obyek wisata Ini adalah satu di antara beberapa air terjun terkenal di Sumut selain Sipiso-piso dan Sigura-gura.

Ketiga air terjun itu mengalir dari aliran anak Sungai Asahan yang menjadi sumber utama Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan.

Ponot tercatat sebagai air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 250 meter dan terdiri dari tiga tingkat yang makin menambah keindahannya.

Baca Juga: Keren! Lumajang Punya Air Terjun Tumpak Sewu, Mirip Niagara Falls

Kota Porsea di Kabupaten Tobasa menjadi titik terdekat untuk bisa mencapai lokasi air terjun ini selain Rantau Parapat (Kabupaten Simalungun) dan Pematang Siantar (Kabupaten Simalungun).

Air terjunnya bersumber dari Sungai Ponot yang mengalir tenang di antara perbukitan hijau pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Situasi area masuk obyek wisata Air Terjun Ponot
Situasi area masuk obyek wisata Air Terjun Ponot (hijauku)

Aliran dari Air Terjun Ponot turut menciptakan sungai-sungai kecil di sekitar kolam dari titik jatuhnya air.

Kucuran air yang dihasilkan air terjun ini ketika debit air sedang tinggi akan menghasilkan kabut tipis di sekitarnya.

Jika ditempuh dari ibu kota Medan, diperkirakan memakan waktu mencapai 6 jam untuk menuju air terjun ini.

Walau waktu tempuhnya dari Medan lumayan lama, cukup nikmati saja perjalanan menuju Ponot, karena kita bakal disuguhi keindahan pemandangan alam termasuk panorama Danau Toba.

Sebuah gapura besar menjadi penanda masuk ke air terjun yang telah terlihat dari kejauhan.

Kita hanya perlu berjalan kaki lagi sejauh 500 meter menyusuri jalan setapak terbuat dari beton dan sedikit menanjak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X