KLIK SAJA - Mesir dan Pantai Gading akan saling berhadapan di Stade Adrar pada laga perempat final Piala Afrika 2025, Sabtu waktu setempat.
Pantai Gading berstatus sebagai juara bertahan, dan mereka tentu bertekad mempertahankan gelar kontinental saat menghadapi The Pharaohs pada edisi turnamen kali ini.
Mesir membutuhkan perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Benin dengan skor 3-1 di babak 16 besar.
Namun, tantangan yang lebih berat kini menanti mereka saat menghadapi Pantai Gading, sang juara bertahan.
Dalam laga melawan Benin, Mesir sempat terlihat akan meraih kemenangan mudah sebelum wakil Afrika Barat tersebut mampu menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Meski menang, performa tim Afrika Utara itu belum sepenuhnya meyakinkan.
Kendati demikian, kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Mesir melawan sesama tim Afrika menjadi 14 pertandingan, dengan catatan 12 kemenangan dan dua hasil imbang.
Tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir—empat kemenangan dan satu imbang—pasukan Hossam Hassan berambisi menjaga momentum positif tersebut pada Sabtu ini.
Kemenangan atas juara bertahan akan menjadi langkah besar dalam upaya Mesir meraih gelar Piala Afrika kedelapan, sekaligus semakin menegaskan dominasi mereka di turnamen sepak bola paling prestisius di Afrika.
Sementara itu, Pantai Gading mencatatkan kemenangan terbesar mereka di Piala Afrika 2025 saat membungkam Burkina Faso 3-0 pada babak 16 besar.
Dua gol di babak pertama dari Amad Diallo dan Yan Diomande membawa Les Éléphants unggul cepat, sebelum Bazoumana Toure menambah gol ketiga tiga menit jelang waktu normal berakhir.
Hasil tersebut memastikan Pantai Gading lolos ke fase gugur dalam 10 dari 11 penampilan terakhir mereka di Piala Afrika.
Tim asuhan Emerse Faé juga datang ke laga ini dengan catatan tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir (tiga kemenangan dan satu imbang), yang tentu menambah kepercayaan diri jelang duel melawan Mesir.