KLIK SAJA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons kritik dari pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg, mengenai minimnya menit bermain bagi pemain muda di klub.
Erick mengakui bahwa masalah ini memang nyata, sehingga PSSI akan mengambil langkah evaluasi untuk memastikan pembinaan pemain muda berjalan optimal.
Erick menyatakan bahwa setiap perbaikan untuk liga dan timnas akan selalu ditinjau ulang.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam rapat Exco PSSI, mereka sedang mempertimbangkan aturan baru, misalnya menjadikan pemain U-23 sebagai pemain inti di Liga 2.
Menurutnya, meskipun kompetisi U-17 dan U-20 sudah terstruktur, transisi ke kelompok usia 21 hingga 23 tahun masih belum optimal.
Karena itu, ia menegaskan bahwa regulasi baru di Liga 2, Liga 3, hingga Liga 4 perlu diperkuat agar pemain muda mendapat kesempatan tampil lebih banyak.
"Enggak, sulit kalau itu, tapi kan tadi di Liga 2, kita akan dorong pemain U-23 akan punya kesempatan," kata mantan Presiden Inter Milan itu.
"Di Liga 3 dan 4 mungkin komposisi pemain nanti tahun depan bisa lebih banyak juga pemain muda. Saya rasa itu yang bisa kita lakukan,” imbuhnya.
Baca Juga: Mengenal Profil Yudo Sadewa, Anak Menkeu Purbaya yang Sindir Sri Mulyani Sebagai Agen CIA
Selain evaluasi regulasi, Erick juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Piala Presiden 2026 yang akan diikuti 64 klub dari berbagai daerah.
Turnamen ini diharapkan bisa menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetitif bagi talenta muda.
"Untuk tahun depan juga mungkin berapa persen itu harus pemain muda. Nah, ini kita review semua ya coba kita tingkatkan pembinaan dari grassroot juga," kata pria kelahiran Jakarta tersebut.***