Dengan cara ini, UEFA ingin menjaga keragaman pertandingan di babak awal fase gugur, sekaligus meningkatkan kemungkinan klub-klub dari negara berbeda bisa bersaing lebih lama di turnamen.
Semua perubahan ini akan dibahas secara resmi dalam rapat Komite Kompetisi Klub UEFA pada 30 Mei mendatang.
Jika disahkan, maka musim 2025/2026 akan menjadi musim pertama Liga Champions dengan wajah baru.
Para pelatih, pemain, dan penggemar tentu akan menanti dampak dari reformasi ini. Satu hal yang pasti: Liga Champions akan terasa berbeda, lebih cepat, dan mungkin lebih dramatis dari sebelumnya.***