Format Liga Champions Musim Depan Bakal Berubah, Apa Saja? Cek Di Sini!

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 25 April 2025 | 19:02 WIB
Format Liga Champions bakal banyak perubahan musim depan (BBC)
Format Liga Champions bakal banyak perubahan musim depan (BBC)

KLIK SAJA - Kompetisi antarklub paling elite di Eropa, Liga Champions UEFA, dipastikan akan mengalami perubahan format besar-besaran mulai musim depan.

UEFA kini disebut tengah menyiapkan tiga perubahan utama yang akan memberikan nuansa baru dalam perjalanan klub-klub top Eropa untuk meraih kejayaan di panggung kontinental.

Perubahan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih segar, kompetitif, dan adil, baik untuk klub maupun para penggemar.

  1. Tidak Ada Lagi Perpanjangan Waktu Pada Fase Gugur

Perubahan pertama yang paling mencolok adalah penghapusan perpanjangan waktu pada fase sistem gugur.

Artinya jika hasil imbang tercipta setelah waktu normal, pertandingan akan langsung dilanjutkan ke adu penalti.

Keputusan ini diambil dengan pertimbangan untuk menjaga kebugaran pemain, terutama di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat.

Langkah ini juga dinilai sebagai solusi untuk mengurangi risiko cedera akibat kelelahan, terutama saat laga memasuki fase-fase krusial seperti babak 16 besar hingga semifinal.

Bagi para penonton, ini tentu akan menghadirkan ketegangan ekstra karena pertandingan bisa langsung menuju klimaks tanpa harus melewati 30 menit tambahan.

  1. Keuntungan untuk Tim Delapan Besar

Perubahan kedua akan memberikan keuntungan strategis bagi delapan tim teratas yang menyelesaikan fase liga dengan posisi terbaik.

Mereka akan mendapatkan hak istimewa untuk memainkan leg kedua pertandingan sistem gugur di kandang sendiri.

Keuntungan ini dianggap signifikan karena leg kedua sering kali menjadi penentu dalam duel dua leg.

Bermain di hadapan pendukung sendiri saat penentuan bisa menjadi faktor kunci untuk lolos ke fase berikutnya.

  1. Tim dari Negara yang Sama Tak Akan Bertemu Lebih Awal

UEFA juga akan kembali menerapkan aturan lama bahwa tim dari negara yang sama tidak akan saling berhadapan sebelum perempat final.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah duel derby "perang saudara" terlalu dini, seperti yang terjadi beberapa musim terakhir antara Real Madrid dan Atletico Madrid, atau Bayern Munich melawan Bayer Leverkusen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Bild

Tags

Rekomendasi

Terkini

X