olahraga

Mengulas Gaya Main Ole Romeny, Melempem di Oxford, Garang di Timnas

Sabtu, 29 Maret 2025 | 23:41 WIB
Aksi Ole Romeny saat kontra Bahrain (PSSI)

KLIK SAJA - Dua kali caps, dua kali cetak gol—statistik mengesankan yang langsung membuat Ole Romeny menjadi sorotan.

Striker berdarah Belanda ini tampil gemilang di dua laga debutnya bersama Timnas Indonesia, mencetak gol kontra Australia dan Bahrain.

Padahal, striker diaspora lain seperti Rafael Struick atau Ragnar Oeratmangun butuh waktu lebih lama untuk membuktikan diri.

Namun, di klubnya, Oxford United, performanya justru terkesan datar dan melempem. Lantas, apa yang membuat Romeny begitu berbeda saat membela Garuda?

Ole Lennard ter Haar Romenij (24 tahun) adalah striker berpostur 185 cm yang saat ini membela Oxford United di EFL Championship.

Baca Juga: Mengenal Teknik Trivela, Umpan Gacor Ricky Kambuaya Saat Lawan Bahrain, Hanya Pemain Kelas Dunia Bisa Lakukannya!

Meski lahir dan besar di Belanda, ia memenuhi syarat naturalisasi karena neneknya pernah menjadi warga Hindia Belanda. Tidak seperti pemain naturalisasi lain yang memiliki darah Indonesia, Romeny murni mengandalkan aturan FIFA tentang naturalisasi diaspora.

Meski baru bergabung dengan Timnas, ia langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang yang tangguh.

Namun, di klub, catatannya masih jauh dari impresif: hanya 1 gol dalam 9 pertandingan.

Di Oxford United, Romeny sering dimainkan sebagai target man dalam skema serangan sayap. Namun, Oxford lebih mengandalkan umpan silang, sementara Romeny sebenarnya lebih nyaman bermain kombinasi pendek dan turun ke lini tengah.

Sebaliknya, di Timnas Indonesia, ia mendapat kebebasan lebih untuk terlibat dalam build-up play. Pelatih Patrick Kluivert memanfaatkan fisiknya sekaligus kemampuan teknisnya, sehingga Romeny bisa lebih aktif mencari celah di pertahanan lawan.

Salah satu faktor pendukung performa Romeny di Timnas adalah koneksinya dengan Marselino Ferdinan.

Keduanya sudah terbiasa bermain bersama di Oxford United, sehingga koordinasi mereka di lapangan terlihat sangat alami.

Tampil untuk Timnas tampaknya memberi motivasi ekstra bagi Romeny. Ia terlihat lebih agresif dan percaya diri ketika mengenakan seragam Merah-Putih, berbeda dengan penampilannya di Championship yang cenderung "melempem".

Halaman:

Tags

Terkini