Walau demikian, banyak pengamat ia masih bisa berkembang menjadi striker berbahaya, mengingat ia masih di usia 24 tahun.
Dengan postur tubuh 185 cm, ia memiliki body ideal untuk striker tangguh, ia terlihat sangat kuat dalam perebutan bola.
Dari segi kecepatan dan akselerasi ia juga mempunyai teknik mumpuni.
Ia pun terlihat juga rajin membantu turun dalam bertahan.
Satu-satunya problemnya di timnas, adalah dia menjadi drop secara fisik di babak kedua, hal ini bisa dimaklumi ia masih beradaptasi iklim Indonesia yang memiliki kelembapan tinggi.
Ia pun sangat padu dan klik dengan Marselino Ferdinad, sesama rekannya baik di timnas dan Oxford United.
Jika ia bisa konsisten, bukan tidak mungkin Romeny akan menjadi pemain kunci di Kualifikasi Piala Dunia 2026.***