KLIK SAJA - Dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung pada tanggal 20 Maret 2025, Timnas Indonesia menghadapi Australia di Sydney Football Stadium.
Pertandingan ini berakhir dengan kekalahan telak bagi Indonesia, dengan skor 1-5. Ole Romeny, penyerang Timnas Indonesia, mencetak satu-satunya gol untuk timnya pada menit ke-78.
Salah satu momen krusial dalam pertandingan tersebut adalah kegagalan Kevin Diks mengeksekusi penalti pada menit kedelapan. Penalti diberikan setelah Rafael Struick dilanggar oleh pemain Australia di dalam kotak penalti.
Diks, yang dikenal sebagai algojo penalti, gagal memanfaatkan kesempatan ini karena tendangannya membentur tiang gawang. Kegagalan ini menjadi titik balik yang signifikan dalam jalannya pertandingan.
Dampak Mental Terhadap Tim
Ole Romeny mengungkapkan bahwa kegagalan penalti tersebut berdampak besar terhadap mental tim.
Baca Juga: Ketika Wapres Gibran dan Chef Bobon Kolaborasi Masak Besar Hidangan Berbuka Puasa Warga Palmerah
Menurutnya, setelah penalti gagal, kepercayaan diri para pemain Indonesia menurun drastis.
“Di awal kami merasa sangat baik. Kami memulai dengan sangat baik,” kata Romeny.
Namun, setelah kegagalan itu, mental tim mulai runtuh dan mereka tidak mampu mengatasi tekanan dari Australia yang kemudian mencetak gol pertama melalui penalti Martin Boyle pada menit ke-18.
Romeny menjelaskan lebih lanjut bahwa setelah kebobolan gol pertama, situasi semakin sulit bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Para Menteri dan DEN Siapkan Deregulasi Penghambat Bisnis
“Setelah penalti [gagal], kami mulai sedikit mundur dan kepercayaan diri sedikit menurun,” ujarnya.
Hal ini menyebabkan tim kehilangan fokus dan akhirnya kebobolan empat gol berturut-turut sebelum Ole berhasil mencetak gol hiburan di menit ke-78.