olahraga

Tiga Pertimbangan Utama Penunjukkan Patrick Kluivert Menurut Erick Thohir, Sebut-Sebut Nama Zinedine Zidane

Kamis, 9 Januari 2025 | 09:05 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bersama Patrick Kluivert

KLIK SAJA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya memberikan penjelasan terkait penunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia sebagai pengganti Shin Tae-yong.

Dikutip dari perbincangan Erick Thohir dengan Liputan6 Sport Eksklusif, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini menjelaskan bahwa pengalaman bukan hal terutama dalam pertimbangan memilih Patrick Kluivert.

"Prioritas adalah Eropa, lalu Belanda. Saya sempat wawancara Spanyol, Italia, tapi nanti kulturnya beda lagi, itu (masalah) lagi. (Pelatih) harus menguasai kamar ganti," katanya dalam wawancara tersebut dikutip dari Liputan6.

"Ada yang debat track record Patrick. Lho, banyak pelatih yang belum terkenal bisa kuasai kamar ganti Zidane? Kan tidak ada track manajer, tiba-tiba oke. Ada di kantor bilang Real Madrid itu pelatihnya tidak taktikal, tapi bisa kuasai kamar ganti. Benar juga. Inilah dinamika," sambung Erick Thohir.

Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Diangkat Jadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Tagar #KluivertOut jadi Beban Perdana

Jadi sudah jelas bahwa ada tiga pertimbangan utama PSSI dalam memilih sosok Patrick Kluivert sebagai nahkoda Timnas Indonesia:

1. Berasal Dari Eropa

Sudah menjadi wacana sejak Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, akan direkrut Direktur Teknik yang berasal dari Eropa.

Saat itu ada dua kutub yang menyebut Jerman dan Belanda sebagai pilihan terbaik, namun nyatanya sampai saat ini belum terlihat hilalnya.

Memahami perkembangan sepak bola Eropa yang menjadi kiblat PSSI di era Erick Thohir, tentu menjadi salah satu pertimbangan ditunjukknya Patrick Kluivert dengan jajarannya.

2. Berasal Dari Belanda

Alasan kedua ini menjadi sub-poin utama yang dijelaskan Erick Thohir. Ia menyebut sudah melakukan wawancara dengan pelatih dari Spanyol dan Italia juga, yang mungkin bisa berbuah penolakan atau perbedaan visi-misi.

Dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala yang berasal dari Belanda, diharapkan proses adaptasi dengan sebagian besar pemain abroad yang lahir di Belanda tidak akan terlalu sulit.

Apalagi, dengan adanya Denny Landzaat yang menjadi asistennya juga berdarah Maluku. Ini menjadi satu pertimbangan positif tambahan bagi konsolidasi skuad ke depannya.

Halaman:

Tags

Terkini