olahraga

Kasus Lama Akan Dibuka Lagi! The Metropolitan Police Sudah Serahkan Berkas Kasus Pemerkosaan Pemain Besar Premier League

Kamis, 9 Januari 2025 | 07:20 WIB
Premier League musim 2024-2025 sudah menyelesaikan putaran pertamanya, Liverpool memimpin puncak klasemen sementara Manchester United diambang zona degradasi. (Premier League)

KLIK SAJA - Dilaporkan dari beberapa media Inggris, Kepolisian Metropolitan pada Rabu (8/1/2025) waktu setempat, telah menyerahkan berkas bukti lengkap kepada Crown Prosecution Service, tentang pemain Premier League yang dituduh melakukan pemerkosaan.

Baca Juga: Rodrigo Bentancur Sudah Sadar dan Berbicara Paska Tak Sadarkan Diri pada Laga Spurs vs Liverpool di leg 1 Semifinal Carabao Cup24/25

Crown Prosecution Service kini akan memutuskan langkah selanjutnya terkait pemain yang berusia tiga puluhan yang pernah ditangkap pada Juli 2022.

Penyelidikan ternyata terus berlangsung hingga saat ini, dan pada Februari 2023 serta November 2024 sang pemain diwawancarai dengan kewaspadaan.

Namanya tidak dapat disebutkan karena alasan hukum. Pemain tersebut masih terus bermain untuk klubnya sejak penangkapan pertamanya dan membantah tuduhan tersebut hingga saat ini.

"Berkas lengkap telah diserahkan ke Crown Prosecution Service (CPS) dan para detektif terus bekerja sama dengan para jaksa," kata juru bicara Kepolisian Metropolitan dikutip dari ESPN.

"Mereka yang melapor ke polisi terus menerima dukungan dari petugas Met."

Baca Juga: Jadi Salah Satu Asisten Pelatih Patrick Kluivert, Generasi 90-an Kemungkinan Mengenal Siapa Denny Landzaat Jagoan AZ Alkmaar

Crown Prosecution Service merupakan lembaga publik utama yang melakukan penuntutan pidana di Inggris dan Wales. Ketika suatu kasus dirujuk kepada mereka, CPS memutuskan apakah ada cukup bukti untuk mengajukan tuntutan.

Kasus dugaan pemerkosaan tersebut terjadi pada Juni 2022 dengan laporan yang lebih dari satu kasus.

Saat dalam tahanan, sang pemain kembali ditangkap atas dugaan dua kali pemerkosaan yang diduga terjadi pada April dan Juni 2021 terhadap perempuan lain berusia 20-an.

Pada bulan Februari 2023, pria tersebut diwawancarai dengan peringatan atas tindak pidana seksual yang dikatakan terjadi pada bulan Februari 2022. Ini terkait dengan korban ketiga.

Faktanya, Polisi tidak mengambil tindakan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran pada bulan Juni 2021 tersebut, karena undang-undang terkait belum berlaku pada saat pelanggaran tersebut dikatakan terjadi.

Namun kini melalui campur tangan CBS, kasus yang menyebut bahwa pemain ini bermain di salah satu klub besar Premier League, tentu akan menarik atensi publik jika terbuka kembali.

Tags

Terkini