“Wafatnya adalah kehilangan yang tidak dapat diperbaiki dan akan meninggalkan bekas yang tak terhapuskan di hati kami,” kata LDU Quito dalam sebuah pernyataan dikutip dari cnnsports.
"Kami sangat berduka atas kehilangan Marco, seorang suami dan ayah, seorang saudara dan anak, seorang teman dan rekan setim. Ia adalah seorang pemuda yang ceria dan baik hati yang menerangi setiap ruangan yang dimasukinya. Marco meninggalkan seorang istri dan seorang putra kecil. Ia berusia 22 tahun," kata klub inang Angulo Cincinnati dalam sebuah pernyataan.
Rest in Peace. Semoga Marco Angulo tenang di alam sana.