KLIK SAJA - Dunia sepak bola kembali berduka. Marco Angulo, salah satu pemain muda berbakat Ekuador, meninggal dunia pada usia 22 tahun setelah sebulan berjuang melawan cedera parah akibat kecelakaan lalu lintas. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Federasi Sepak Bola Ekuador pada Selasa (12/11/2024).
Kecelakaan yang merenggut nyawa Angulo terjadi pada 7 Oktober 2024. Mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tunggal dan mengakibatkan tiga orang meninggal di tempat kejadian. Angulo sendiri mengalami cedera kepala yang parah dan memar pada paru-paru. Sejak saat itu, ia menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pesepakbola lainnya, bek Independiente Juniors Roberto Cabezas, juga tewas dalam kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Pro dan Kontra Seorang Influencer Dimainkan Klub Deportivo Riestra di Laga Resmi Liga Argentina
Karier Singkat yang Cemerlang
Marco Angulo yang berposisi sebagai gelandang bertrahan, memulai karier profesionalnya di klub Ekuador, Independiente del Valle. Pada Maret 2024, ia bergabung dengan LDU Quito dengan status pinjaman dari klub MLS, FC Cincinnati.
Di LDU Quito, Angulo tampil cukup mengesankan dan berhasil menarik perhatian pelatih tim nasional Ekuador. Pertandingan terakhir Angulo untuk Quito terjadi pada 6 Oktober, sehari sebelum kecelakaan itu.
Pada tahun 2022, Angulo melakukan debutnya bersama timnas Ekuador. Sejak saat itu, ia telah mengoleksi dua caps dari laga persahabatan melawan Irak dan Australia. Masa depannya di dunia sepak bola terlihat sangat cerah. Namun, takdir berkata lain.
Baca Juga: Lagi Viral! Wasit David Coote Menghujat Liverpool dan Jurgen Klopp Berujung Diskors
Dukacita Mendalam Dunia Sepak Bola
Kabar meninggalnya Marco Angulo menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola, khususnya di Ekuador. Banyak rekan setim, pelatih, dan penggemar yang menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya.
Federasi Sepak Bola Ekuador dalam pernyataannya mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas meninggalnya salah satu pemain terbaik mereka. "Marco adalah pemain yang penuh bakat dan memiliki masa depan yang cerah di depan mata. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi sepak bola Ekuador," tulis federasi dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Lagi Viral! Wasit David Coote Menghujat Liverpool dan Jurgen Klopp Berujung Diskors
Pro dan Kontra Seorang Influencer Dimainkan Klub Deportivo Riestra di Laga Resmi Liga Argentina
Prediksi Liberia vs Togo, Les Eperviers Merajut Asa Lolos Piala Afrika 2025 Maroko
Prediksi Namibia vs Kamerun, Pembuktian Skuad Mewah Les Lions Indomptables
Prediksi Chad vs Sierra Leone, Kemenangan jadi Target Masing-masing Tim
Ruben Amorim dan Hugo Viana: Kesuksesan Pembinaan Manajerial Sporting CP, Selanjutnya Cristiano Ronaldo?