KLIK SAJA - Di tengah upside-down performa musim ini, Atletico Madrid asuhan Diego Simeone masih mempunyai senjata pamungkas, yakni sering mencetak gol telat di menit akhir. Senjata spesial ini berhasil mereka tunjukkan untuk meng-comeback tuan rumah PSG 1-2 di Parc des Princes, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Warren Zaire-Emery membuka skor bagi Las Parisiens memanfaatkan kesalahan Clement Lenglet menit 14'. Hanya butuh waktu empat menit, Nehuel Molina sukses menyamakan kedudukan. Hingga akhirnya di menit 90+3', Angel Correa muncul sebagai supersub Los Colchoneros.
Hasil ini tentu sangat sulit diterima oleh wakil Spanyol, mengingat mereka sangat dominan dengan 22 tembakan sepanjang laga. Kekalahan ini menempatkan PSG di posisi 25 lewat perolehan 4 poin dari empat laga.
Sementara itu kemenangan di Paris sangat berharga bagi Atleti yang dua pekan lalu dipermalukan Lille 1-3. Antoine Griezmann dkk kini menghuni posisi 23 dengan 6 poin.
Nahuel Molina terpilih sebagai Man of the Match di laga PSG versus Atletico Madrid ini. Selain golnya di babak pertama, performa fullback Argentina sepanjang laga mampu membuat Bradley Barcola gigit jari.
Baca Juga: Prediksi Genoa vs Como, Kartu Joker Itu Bernama Mario Balotelli
Jalannya Pertandingan
Tuan rumah PSG langsung mengambil inisiatif menyerang di awal babak pertama. Kekalahan dari Arsenal dan skor imbang melawan PSV di dua laga sebelumnya, menjadi pemicu Les Parisiens tampil ngegas.
Menit 12' Bradley Barcola mendapat kesempatan emas usai menerima umpan matang Ousmane Dembele. Tendangan placing-nya dari sisi kiri masih kurang terangkat, sehingga memudahkan Jan Oblak untuk bisa meredamnya.
Sebuah kesalahan Clement Lenglet di menit 14' sebabkan kebobolan gawang Atleti. Terlalu lama mengambil keputusan terhadap bola di kotak penalti sendiri, bola Lenglet berhasil diserobot oleh Dembele yang segera memberikan umpan matang pada Zaire-Emery. Pemain 18 tahun lantas dengan dingin men-chip bola melewati kepala Jan Oblak.
Tidak butuh waktu lama, Nehuel Molina samakan skor di menit 18'. Adalah anak Diego Simeone, Giuliano Simeone yang sangat berjasa atas gol ini. Pergerakan awalnya menciptakan scrimage di kotak penalti PSG. Nehuel Molina yang dapatkan "bola enak" segera menghajar jala Gianluigi Donnarumma.
Di babak kedua, PSG berusaha untuk unggul kembali. Dua peluang beruntun didapatkan oleh Achraf Hakimi dan Ousmane Dembele menit 54', namun tidak ada yang bisa merobek jala Jan Oblak.