olahraga

Gol Kung-fu Erling Haaland vs Zlatan Ibrahimovic, Mana yang Lebih Berkelas?

Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:12 WIB
Momen gol akrobatik Erling Haaland ke gawang Sparta Praha (skysports.com)

KLIK SAJA - Sepak bola modern selalu menghadirkan momen-momen magis yang membekas dalam ingatan. Gol yang spektakuler bukan hanya menjadi penentu kemenangan, tetapi juga memperkaya narasi sejarah sepak bola. Dalam dunia sepak bola, dua nama besar, Erling Haaland dan Zlatan Ibrahimovic, telah menciptakan sebuah gol akrobatik identik yang langsung melekat di benak para penggemar.

Gol kung-fu ala Haaland ke gawang Sparta Praha di matchday ke-3 Liga Champions (24/10/2024) dini hari WIB, kembali mengingatkan kita pada gol serupa yang diciptakan Zlatan Ibrahimovic dua dekade lalu dalam laga Swedia melawan Italia di EURO 2004. Mari kita telisik, apakah gol Haaland lebih berkelas dari gol legendaris Zlatan?

BACA JUGA : Alert! Atletico Madrid Kandas 1-3 dari Lille di Kandang, Tanda Diego Simeone Mulai Kehilangan Magisnya?

Gol Akrobatik Haaland ke Gawang Sparta Praha

Pertandingan fase grup Liga Champions antara Manchester City dan Sparta Praha menandakan kemenangan kedua Citizens di Liga Champions musim ini. Manchester City tampil perkasa dengan kemenangan 5-0, tetapi yang menjadi sorotan adalah aksi Erling Haaland yang mencetak dua gol, dengan gol pertamanya menjadi pusat perhatian dunia.

Pada menit ke-58', Haaland, yang sudah dikenal sebagai predator kotak penalti, menciptakan momen magis. Berawal dari umpan silang Savinho dari sisi kanan, bola melayang sedikit terlalu tinggi untuk sundulan normal. Namun, dengan ketenangan dan naluri gol yang dimilikinya, Haaland memilih cara yang tidak biasa. Dia melompat tinggi dan dengan insting predatornya, mengeksekusi tendangan akrobatik ala kung-fu melalui tumit kaki kirinya, yang membentur tanah dan mengarah sempurna ke pojok kiri atas gawang Sparta Praha. Kiper Peter Vindahl Jensen pun hanya bisa terdiam, terkejut melihat bola dengan cepat masuk ke gawangnya.

Reaksi atas gol ini sangat luar biasa. Pep Guardiola, manajer Manchester City, bahkan mengomentari bahwa gol tersebut tampak "tidak wajar untuk manusia". Phil Foden, sang pemberi assist, turut memberikan pujian dan menyebut gol itu sebagai momen yang sangat spesial, persis ingatannya akan gol Haaland ke gawang Borussia Dortmund dua musim lalu menghadirkan kejutan dalam setiap laganya.

BACA JUGA : Hattrick Raphinha dan Visi Fermin Lopez Hapus Rekor Buruk Blaugrana dari Die Roten

Gol kung fu Zlatan Ibrahimovic ke gawang Italia pada EURO 2004 (transfermarkt)

Zlatan Ibrahimovic dan Gol Kung-fu Legendaris di EURO 2004

Dua dekade lalu, seorang striker yang juga dikenal dengan aksi-aksi akrobatiknya, Zlatan Ibrahimovic, menciptakan salah satu gol ikonik dalam sejarah sepak bola, ke gawang seorang kiper legendaris. Pada fase grup EURO 2004, Swedia berhadapan dengan Italia. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu menyisakan gol Zlatan yang tak terlupakan.

Pada menit-menit akhir pertandingan, tepatnya menit 85', Swedia yang tertinggal 0-1 terus berusaha mengejar ketertinggalan. Bola hasil sepak pojok mengarah ke kotak penalti Italia, yang saat itu dikawal oleh kiper legendaris Gianluigi Buffon. Zlatan, yang berdiri di dekat garis enam yard, melihat bola memantul tinggi di depan gawang. Dengan cepat, tanpa ragu sedikit pun, ia memutar tubuhnya dan melakukan tendangan akrobatik ala kung-fu, dengan tumitnya menjangkau bola dan melambungkannya ke sudut sempit gawang Italia. Buffon yang terkenal dengan refleks cepatnya pun kalah cepat menepis bola yang melayang dengan elegan dan presisi tersebut.

Gol ini tidak hanya menyelamatkan Swedia dari kekalahan, tetapi juga menunjukkan kepada dunia betapa berbakatnya Zlatan dalam menciptakan gol-gol yang tidak lazim. Kemampuan fisik, teknik, dan keberanian Zlatan untuk mengeksekusi gol tersebut membuatnya menjadi salah satu gol terbaik dalam sejarah turnamen Piala Eropa.

BACA JUGA : Vinicius Jr Cetak Hattrick dalam Comeback Gemilang Real Madrid atas Dortmund, Siap Raih Ballon d'Or?

Komparasi dan Kelahiran Kembali Sosok Zlatan dalam Diri Haaland

Gol-gol akrobatik yang diciptakan oleh Haaland dan Zlatan memiliki banyak kesamaan. Keduanya lahir dari situasi sulit, di mana sundulan atau tembakan normal mungkin tidak akan menghasilkan gol. Di sini, terlihat jelas keberanian, kepercayaan diri, insting predator, dan kemampuan atletik yang dimiliki kedua pemain. Dari segi teknis, tendangan kung-fu keduanya adalah hasil kombinasi antara kekuatan fisik yang luar biasa, keseimbangan yang sempurna, dan ketepatan eksekusi yang sangat tinggi.

Jika kita melihat perbandingan antara kedua gol tersebut, sulit untuk menentukan mana yang lebih berkelas. Haaland yang masih muda memperlihatkan bahwa generasi baru ini juga memiliki kualitas yang setara dengan pemain-pemain legendaris. Golnya ke gawang Sparta Praha mengingatkan kita pada Zlatan Ibrahimovic yang pada masanya menciptakan gol kung-fu serupa. Haaland, dengan gaya yang sedikit lebih eksplosif, memberikan perasaan bahwa sepak bola selalu bisa berkembang di tengah strategi dan pakem yang mulai terlihat rigid, melalui aspek akrobatik dan kreativitas pemain di lapangan.

Namun, Zlatan Ibrahimovic memiliki keunggulan dalam hal momen besar. Golnya tercipta di ajang internasional sebesar EURO 2004, menghadapi tim tangguh seperti Italia yang saat itu dihuni oleh para pemain top dunia. Buffon, yang menjaga gawang Italia, dikenal sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa, sehingga keberhasilan Zlatan mencetak gol dalam situasi tersebut menambah prestise tersendiri. Ini yang harus dipelajari oleh Haaland, yang kerap "menghilang" di laga-laga besar.

Halaman:

Tags

Terkini