Klik Saja, Olahraga - Tim Nasional Indonesia harus mengalami kejadiaan yang tidak mengenakkan di laga pembuka AFC Asian Cup U-23 saat menghadapi Qatar pada Senin (15/4). Hal tersebut dikarenakan ada beberapa keputusan wasit yang dirasa kontroversial dalam mengambil keputusan di laga tersebut.
Erick Thohir selaku ketua umum PSSI mengatakan bahwa ada beberapa keputusan dari wasit yang merugikan timnas Indonesia di laga tersebut.
"Ada beberapa tadi, kartu merah Ivar, mestinya tidak kartu merah. Kita protes" kata Erick Thohir.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melayangkan protes ke AFC terkait kinerja wasit yang dinilai tidak profesional dalam laga tersebut.
"Kita sebagai federasi akan melayangkan protes terkait performa wasit. Kalian lihat seluruh rakyat Indonesia, netizen sosial media, semua sama kita. Karena mereka tahu, ini bukan game yang fair. Tapi kita masih punya dua game. Kita fight di atas lapangan" tambah Erick.
Erick juga mengingatkan kepada para pemain Indonesia untuk tetap fokus di 2 pertandingan selanjutnya,
"Jangan sampai game ini merusak fokus kalian. Kita belum selesai, masih ada dua game. Kita harus fight. Itulah kita. Tadi kalian main bersembilan, fight. Bersebelas harus bisa lebih fight. Masih ada dua game. Pada prinsipnya ini bukan akhir, kita masih punya dua game. Kita harus melawan balik", pungkas Erick.
Baca Juga: Sebanyak 16 Rumah Apung Dibagikan Warga Kampung Nelayan Oleh Capres Prabowo
Pada laga tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Qatar dengan skor akhir 2-0. Indonesia harus bermain dengan 9 pemain setelah Ivar Jerner dan Ramadhan Sananta harus menerima kartu merah.
Indonesia akan kembali bermain pada 18 April dan 21 April mendatang melawan Australia dan Yordania.