Teknologi, Klik Saja - Perusahaan di balik platform-media sosial terkemuka seperti Facebook dan Instagram yakni Meta, kembali membuat gebrakan terbarunya.
Fitur terbaru dari meta tersebut bertujuan dengan upaya kerasnya untuk menghadirkan produk-produk berbasis kecerdasan buatan generatif kepada lebih banyak pengguna.
Selain dari uji coba chatbot Meta AI dengan pengguna di negara-negara seperti India melalui WhatsApp.
Perusahaan ini juga tengah melakukan eksperimen menarik dengan memasukkan Meta AI ke dalam bilah pencarian Instagram.
Pencarian yang ditanamkan di bilah pencarian Instagram akan membawa pengguna langsung ke percakapan dalam DM dengan Meta AI.
Disana, para pengguna dari perusahaan raksasa sosial media dapat mengajukan pertanyaan atau menggunakan prompt yang telah disiapkan sebelumnya.
Desain layar prompt ini juga menarik perhatian CEO Perplexity AI, Aravind Srinivas, karena menggunakan desain yang mirip dengan layar pencarian startup tersebut.
Baca Juga: Pemimpin Pasar Drone Dunia Baru Saja Keluarkan Produk Terbarunya, DJI Avata 2 Diklaim Lebih Ringan
Namun, fitur ini tidak hanya berhenti pada komunikasi dengan AI. Pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk menemukan konten baru di Instagram.
Sebagai contoh, seorang pengguna dapat mengetuk prompt seperti "Reels matahari terbenam di Maldives yang indah" untuk menemukan Reels terkait topik tersebut.
Beberapa pengguna yang dihubungi oleh TechCrunch (15/4) bahkan berhasil meminta Meta AI untuk memberikan saran Reels.
Tentunya hal itu menunjukkan bahwa Meta tidak hanya mengandalkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan teks.
Artikel Terkait
Beberapa Hero Ini Dapat Buff dalam Patch Terbaru Montoon, Jelang Season 31 Mobile Legends Berakhir
Jangan Kaget! Hero OP Andalan Kamu Bakal di Nerf, No. 3 Menjadi Langganan Ban Player Epic Glory
Fitur Unik dari Samsung Galaxy A25 5G dan Galaxy Fit3 Bikin Lebih Perhatian Pengguna
Pemimpin Pasar Drone Dunia Baru Saja Keluarkan Produk Terbarunya, DJI Avata 2 Diklaim Lebih Ringan
Perusahaan Ternama Amerika Apple Bakal Percepat Pengembangan Teknologi Chip M4, Diklaim Untuk Daya Tambahan Mendukung AI