KLIK SAJA - Menjalani pertandingan pertama dari dua laga pemanasan menjelang Piala Dunia 2026, Argentina akan menghadapi Honduras di Kyle Field, Texas, pada Sabtu malam dalam laga persahabatan internasional.
La Albiceleste mulai mempersiapkan diri untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar pada Desember 2022.
Jika berhasil, Argentina akan menjadi tim ketiga dalam sejarah yang mampu mempertahankan mahkota juara dunia.
Setelah laga Finalissima pada bulan Maret melawan juara Euro 2024, Spanyol, dibatalkan akibat konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah, Argentina berhasil meraih dua kemenangan beruntun dalam pertandingan persahabatan melawan Mauritania dan Zambia di Buenos Aires.
Meskipun kualitas lawan yang dihadapi relatif lebih rendah perlu menjadi pertimbangan, pasukan Lionel Scaloni memasuki rangkaian laga musim panas dengan performa yang sangat baik.
Mereka mencatat lima kemenangan beruntun dalam laga persahabatan dan hanya kebobolan satu gol selama periode tersebut.
Walaupun menelan empat kekalahan dari 18 pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Argentina tetap mampu mengakhiri fase kualifikasi dengan keunggulan sembilan poin atas Ekuador yang berada di posisi kedua klasemen CONMEBOL, serta unggul 10 poin atas Brasil yang menempati peringkat kelima.
Menjelang penampilan keenamnya di putaran final Piala Dunia, Lionel Messi kembali menjadi sosok sentral bagi Argentina selama kualifikasi.
Kapten tim tersebut memimpin daftar pencetak gol dengan delapan gol sekaligus menjadi pemberi assist terbanyak dengan tiga assist.
Setelah menghadapi Honduras di Texas akhir pekan ini, Argentina akan menjalani satu laga persahabatan terakhir melawan tim Eropa, Islandia, di Alabama pada 10 Juni.
Sepekan kemudian, wakil Amerika Selatan itu akan memulai perjalanan mereka di turnamen utama dengan menghadapi Aljazair dalam laga Grup J.
Mendapat kehormatan untuk menghadapi juara dunia saat ini, Honduras datang ke pertandingan ini dengan membawa kisah pahit dari kualifikasi Piala Dunia.
Pada pertengahan November lalu, kemenangan atas Kosta Rika sebenarnya akan memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia musim panas ini, mengungguli Haiti.
Namun, hasil imbang tanpa gol membuat La Bicolor gagal melaju ke babak playoff antarbenua hanya karena kalah selisih gol.