KLIK SAJA - Crystal Palace akan menjalani perempat final kompetisi Eropa pertama dalam sejarah mereka dengan menjamu Fiorentina di Selhurst Park pada leg pertama babak perempat final UEFA Conference League, Kamis malam waktu setempat.
Setelah bermain imbang tanpa gol di kandang, “The Eagles” berhasil menyingkirkan AEK Larnaca di babak 16 besar dengan kemenangan agregat 2-1 usai menang melalui perpanjangan waktu di Yunani.
Sementara itu, Fiorentina melaju ke perempat final setelah mengalahkan Rakow Czestochowa dengan skor 2-1 baik di kandang maupun tandang.
Setelah periode sulit antara pertengahan Desember hingga akhir Januari, di mana Crystal Palace gagal meraih satu pun kemenangan, mereka kini kembali menemukan performa terbaik di fase krusial musim ini.
“The Eagles” kini tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi dan semakin percaya diri berkat performa solid di Eropa, dengan tidak pernah kalah dalam enam laga terakhir di Conference League.
Meski demikian, secara keseluruhan musim ini tetap terasa mengecewakan. Palace sempat mengawali musim 2025–26 dengan baik tanpa kekalahan dalam 10 pertandingan pertama, namun kemudian kehilangan momentum, diperparah dengan kepergian sejumlah pemain kunci.
Tim asuhan Oliver Glasner juga kesulitan menjaga konsistensi di Selhurst Park, dengan hanya meraih tiga kemenangan kandang di Premier League. Namun, mereka mampu meningkatkan performa dalam laga besar seperti ini.
Ini menjadi penampilan pertama mereka di perempat final kompetisi Eropa besar, menjadikannya momen bersejarah bagi klub.
Crystal Palace juga menjadi tim Inggris kelima yang mencapai tahap ini di Conference League, setelah Leicester City, West Ham United, Aston Villa, dan Chelsea—yang semuanya berhasil melaju dari babak ini.
Fiorentina sendiri sudah terbiasa tampil di tahap ini dalam kompetisi UEFA, namun ini menjadi pertemuan pertama mereka dengan tim Inggris sejak final Conference League 2023 di Praha.
“La Viola” menjalani musim domestik yang kurang memuaskan dan saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen Serie A.
Namun, seperti Crystal Palace, tim asuhan Paolo Vanoli mulai menunjukkan peningkatan dengan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir.
Pengalaman bisa menjadi faktor penentu, mengingat Fiorentina selalu mencapai setidaknya semifinal dalam tiga edisi terakhir Conference League dan memiliki rekam jejak kuat di fase gugur.
Mereka telah memenangkan 10 dari 11 pertandingan perempat final Eropa, dengan satu-satunya kekalahan terjadi pada musim 1969–70 melawan Celtic.