KLIK SAJA - Qarabag FK dan Newcastle United sama-sama menjalani debut mereka pada tahap ini di Liga Champions.
Kedua tim akan saling berhadapan di Stadion Republik Tofiq Bahramov pada hari Rabu dalam leg pertama babak playoff fase gugur.
Newcastle, yang belum meraih kemenangan dalam tiga dari empat laga tandang mereka di kompetisi Eropa musim ini, berharap bisa membawa pulang hasil positif dari Baku.
Tim berjuluk The Geordies itu bertekad menghentikan laju impresif wakil Azerbaijan dan mengamankan modal berharga sebelum menjalani leg kedua di St James’ Park pekan depan.
Jika sebelum musim Liga Champions dimulai ada yang mengatakan kepada pendukung Qarabag bahwa tim berjuluk The Horsemen masih akan bertahan hingga fase ini, mereka pasti akan menyambutnya dengan penuh antusias.
Klub asal Azerbaijan tersebut sebelumnya belum pernah meraih tiga poin di kompetisi ini sepanjang sejarah mereka, hingga akhirnya menorehkan kemenangan dramatis 3-2 atas Benfica pada September lalu.
Setelah itu, mereka melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Copenhagen dan Eintracht Frankfurt pada matchday kedua dan ketujuh.
Meski sempat menelan kekalahan telak 6-0 dari Liverpool pada laga terakhir fase liga, tim asuhan Gurban Gurbanov tetap mencetak sejarah sebagai klub Azerbaijan pertama yang melaju sejauh ini di Liga Champions. Kini, mereka berambisi melangkah lebih jauh.
Namun, catatan sejarah tidak berpihak kepada Qarabag saat menghadapi klub Inggris di kompetisi Eropa.
Dari delapan pertemuan, mereka kalah tujuh kali dan hanya sekali imbang. Meski demikian, hasil seri tersebut terjadi pada pertemuan terakhir melawan tim Inggris, ketika mereka menahan Chelsea 2-2 pada awal November.
Hasil itu juga menjadi bagian dari empat laga kandang fase liga di Baku, di mana pasukan Gurbanov selalu mencetak setidaknya dua gol.
Mereka mengalahkan Copenhagen 2-0 dan Frankfurt 3-2, bermain imbang 2-2 dengan Chelsea, serta kalah 4-2 dari Ajax.
Menyadari ketajaman Qarabag di kandang, The Toon Army datang ke markas Atlilar dengan tekad meraih hasil positif sekaligus mengakhiri tren tanpa kemenangan tandang di kompetisi ini.
Sejak menang telak 4-0 atas Union Saint-Gilloise pada matchday kedua, tim asuhan Eddie Howe gagal menang dalam tiga laga berikutnya: kalah 2-1 di markas Marseille, serta bermain imbang 2-2 melawan Bayer Leverkusen dan 1-1 kontra Paris Saint-Germain.