KLIk SAJA - Babak krusial Piala Afrika telah tiba, dengan Senegal dan Mesir siap saling berhadapan di Tangier pada Rabu waktu setempat.
Kedua tim mencatat hasil yang hampir serupa sepanjang turnamen, dengan memenangkan empat dari lima pertandingan yang telah dijalani.
Namun, cara mereka meraih kemenangan tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok.
Saat ini menempati peringkat kedua Afrika, tepat di bawah tuan rumah Maroko, Senegal berambisi mencapai final Piala Afrika (AFCON) ketiga dalam empat edisi terakhir demi merebut kembali status tim nomor satu di benua Afrika.
Sejak awal kompetisi, performa Senegal cukup meyakinkan. Tim yang pernah sekali menjadi juara ini membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang di fase grup.
Fase gugur pun dilalui pasukan Pape Thiaw dengan relatif mulus. Mereka menyingkirkan Sudan 3-1 di babak 16 besar, lalu mengalahkan Mali 1-0 pada pertandingan perempat final.
Raihan 11 gol dalam lima pertandingan menggambarkan kekuatan lini serang Senegal yang sulit dibendung dalam upaya meraih gelar juara kedua.
Selain itu, ketangguhan lini pertahanan mereka juga patut mendapat pujian, karena Senegal mencatat tiga clean sheet dalam lima laga terakhir dan hanya kebobolan dua gol.
Dalam beberapa tahun terakhir, Lions of Teranga memiliki catatan cukup baik saat menghadapi Pharaohs, dengan memenangkan tiga dari lima pertemuan terakhir, termasuk pertemuan terbaru yang menyingkirkan Mesir dari Piala Dunia 2022 di Qatar.
Hal yang menjadi kekhawatiran bagi pelatih Mesir, Hossam Hassan, adalah fakta bahwa timnya hanya mampu mencetak satu gol ke gawang Senegal dalam lima pertemuan terakhir.
Mesir, yang merupakan juara AFCON tujuh kali, mencatatkan perjalanan fase grup yang mirip dengan Senegal, yakni dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Namun, cara mereka meraih dua kemenangan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan.
Mesir membutuhkan gol di masa tambahan waktu untuk mengalahkan Zimbabwe pada laga pembuka, sementara tendangan penalti menjadi pembeda saat menghadapi Afrika Selatan.
Mereka kemudian bermain imbang 0-0 melawan Angola.