KLIK SAJA - Mengawali upaya mereka untuk mencapai final Piala FA ketiga dalam empat musim terakhir, Manchester United yang kini tanpa manajer tetap akan menjamu Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada laga putaran ketiga hari Minggu waktu setempat.
Setan Merah memulai era pasca–Rúben Amorim dengan hasil imbang 2-2 di markas Burnley pada lanjutan Liga Inggris tengah pekan, sementara The Seagulls merusak ambisi gelar Manchester City setelah menahan imbang 1-1 sang juara bertahan.
Sementara para petinggi klub tengah menelaah CV Michael Carrick dan Ole Gunnar Solskjaer, sosok mantan pilar Manchester United lainnya—Darren Fletcher—memimpin laga penuh drama empat gol di Turf Moor dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih sementara.
Penunjukan jangka pendek pria asal Skotlandia itu memberikan suntikan semangat baru bagi Benjamin Šeško, yang mencetak dua gol perdananya di Liga Inggris saat melawan Burnley asuhan Scott Parker yang terancam degradasi.
Namun, gol bunuh diri Ayden Heaven dan gol spektakuler Jaidon Anthony menggagalkan kemenangan berharga bagi Setan Merah.
Memulai era pasca-Amorim dengan cara yang sama seperti saat menutup periode buruk di bawah pelatih asal Portugal tersebut,
Manchester United memasuki laga hari Minggu dengan catatan tiga hasil imbang beruntun di liga.
Namun, dengan dihapuskannya laga ulangan Piala FA, akhir pekan ini harus menghasilkan pemenang dan pihak yang tersingkir.
Terlepas dari masalah yang terus menghantui sejak kepergian Sir Alex Ferguson, Manchester United belum pernah tersingkir di putaran ketiga Piala FA sejak musim 2013/14, meski mereka secara prematur disingkirkan Fulham pada putaran kelima musim lalu.
Jika Setan Merah mampu melaju hingga juara pada musim 2025/26, mereka akan menyamai rekor Arsenal dengan 14 gelar Piala FA, sekaligus membuka kembali jalur menuju kompetisi Eropa bagi pelatih jangka panjang berikutnya.
Manchester United telah menjuarai Piala FA sebanyak 13 kali—unggul jauh dibandingkan Brighton yang belum pernah meraihnya sepanjang sejarah mereka yang relatif sederhana.
Namun, setelah mengalami kenaikan pesat dari penantang Championship menjadi kontestan Liga Europa, trofi domestik kini menjadi langkah logis berikutnya bagi Brighton.
Brighton pernah mencapai final pada 1983—ironisnya kalah dari Manchester United melalui laga ulangan—dan mereka juga jarang tersandung di putaran ketiga, dengan memenangi 14 dari 16 pertandingan terakhir di fase ini.
The Seagulls selalu lolos dari lima laga putaran ketiga terakhir sejak kekalahan mengejutkan dari Sheffield Wednesday pada musim 2019/20.